Badan Promosi Pariwisata Daerah Cegah Capital Flight

Maumere, citranews.com – PEMERINTAH Kabupaten Sikka telah membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD). Tujuan pembentukan BPPD adalah dalam rangka pengembangan usaha dan bisnis pariwisata.

Hal itu dikatakan, Plt Bupati Sikka Paulus Nong Susar saat melantik pengurus BPPD Sikka masa bhakti 2018-2022, di Sea World Club Resort and Drive Center, Waiara Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka, Kamis (12 April 2018).

Tujuan lainnya, sebut Nong Susar, adalah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestic dan manca negara (Wisdom dan Wisman) dan pembelajaan, menggalang pendanan selain APBN dan APBD yang ada di daerah.

“Dengan semakin banyak jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten Sikka, sudah tentu mereka datang bawa uang. Dari uang para Wiswatawan ini akan mereka belanjakan untuk keperluan selama berada di Kabupaten Sikka. Asal saja pihak BPPD tahu caranya agar mereka aman dan nyaman sehingga mereka bisa lama tinggal. Itu artinya mereka bawa datang uang bukan uang dibawa keluar dari Kabupaten Sikka (capital flight,”tegasnya.

Dengan semakin lama tinggal itulah masyarakat di sekitar destinasi (obyek) wisata mendapat manfaat ikutannya. BPPD dalam fungsinya sebagai koordinator promosi pariwisata yang dilakukan dunia usaha di pusat dan daerah. BPPD adalah mitra pemerintah. Karena itu itu mari kita kerja bersama dan transparan agar perekonomian di daerah lebih meningkat.  Yang pada gilirannya dapat meningkatkan ekonomi dan pendapatan ekonomi masyarakat.

Para pengurus BPPD Sikka masing-masing Heribertus Ajo, (Ketua); Sandy Yan Siku (Wakil Ketua); Konradus Rindu (Sekretaris). Dengan anggota masing-masing, Martinus Wodon, Ignatius Kassar,  Dominggus Koro, Arnoldus Laka, Adi Susanto, dan Kadir.

Dalam membantu pemerintah daerah, BPPD juga perlu menggandeng investor agar dilakukan pengembangan obyek-obyek wisata yang ada. Baik itu obyek wisata budaya, kuliner, religi, wisata pantai, dan lain-lainnya yang kiranya mendongkrak devisa/pendapatan.  Jika perlu obyek-obyek pariwisata alam dan buaya lainnya yang selama ini ‘tenggelam’ dihidupkan kembali, pinta Wabup Sikka yang batal maju jadi Calon Bupati Sikka itu.

Melihat kepengurusan yang ada, menurut Nong Susar, sudah representative. Karena berasal dari latar belakang ilmu dan profesi yang berbeda-beda. Meski kita berbeda namun satu tujuan untuk membangun rakyat Nian Tanah Sikka keh hidup yang lebih baik. +++mof/cnc

 

Laporan : Armando WS

Editor : marthen radja/cnc

Gambar : Paulus Nong Susar (ketiga dari kiri) doc.armando/cnc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *