Dinas pendidikan DKI Jakarta mencatat, server yang mengalami gangguan pagi tadi sebanyak 3.897 unit dan tersebar di beberapa wilayah. Di Jakarta Pusat sebanyak 373 unit, Jakarta Utara 595 unit, Jakarta Barat 852 unit, Jakarta Selatan 954 unit, dan Jakarta Timur sebanyak 1.102, unit dan di Kepulauan Seribu 21 unit.
Menurut Ari, gangguan yang berasal dari server pusat itu hanya berlangsung sekitar 30 menit. Namun, ia menyampaikan bahwa hal itu tidak berakibat fatal kepada para siswa yang mengerjakan UNBK.
“Bagi sekolah-sekolah yang terkena dampak gangguan tersebut, Kemendikbud memberikan solusi dengan beberapa pilihan, yaitu, jadwal ujian dimundurkan, menambah sesi ujian, atau ikut serta dalam ujian susulan,” jelas Ari
Sembari menambahkan, misalkan gangguan terjadi sekitar 30 menit maka pelaksanaan ujian dapat dimundurkan 30 menit juga. Yang terpenting disini adalah siswa tidak boleh dirugikan.
Meski terkendala, Ari berharap para siswa peserta ujian tidak resah dan tetap konsentrasi. Kepada para siswa peserta ujian, jangan resah dan tetap konsentrasi, serta fokus pada pelaksanaan ujian. Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik dalam pelaksanaan ujian nasional, tandasnya.












