Ganggguan Server di UNBK SMP Kemendikbud Effendy Minta Maaf

Para pihak peduli pendidikan meminta pemerintah untuk melaksanakan ujian negara (UN) secara profesional, jujur, transparan, dan berkualitas. Pasalnya, sudah dua momentum pelaksanaan UN terutama UN Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK dan UN SMP selalu diwarnai masalah gangguan server dan kelistrikan.  

.

Jakarta, citranews.com – KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) menyampaikan permintaan maaf terkait adanya kendala berupa gangguan server pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP di sejumlah wilayah.  Kendala itu mengakibatkan terjadinya penundaan ujian beberapa menit di beberapa sekolah di Indonesia.

“Kami menyampaikan permintaan maaf atas adanya gangguan server pada pelaksanaan UNBK hari ini yang mengakibatkan tertundanya pelaksanaan ujian beberapa menit,” ujar Ari Santoso, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud RI, Senin 23 April 2018.

Di Jakarta, misalnya, gangguan terjadi saat siswa baru mulai mengisi nama mereka pada pukul 08.00 WIB. Setelah server kembali normal, para siswa mengulang kembali pengisian nama dan mulai dengan waktu yang dimundurkan.

Dinas pendidikan DKI Jakarta mencatat, server yang mengalami gangguan pagi tadi sebanyak 3.897 unit dan tersebar di beberapa wilayah.  Di Jakarta Pusat sebanyak 373 unit, Jakarta Utara 595 unit, Jakarta Barat 852 unit, Jakarta Selatan 954 unit, dan Jakarta Timur sebanyak 1.102, unit dan di Kepulauan Seribu 21 unit.

Menurut Ari, gangguan yang berasal dari server pusat itu hanya berlangsung sekitar 30 menit. Namun, ia menyampaikan bahwa hal itu tidak berakibat fatal kepada para siswa yang mengerjakan UNBK.

“Bagi sekolah-sekolah yang terkena dampak gangguan tersebut, Kemendikbud memberikan solusi dengan beberapa pilihan, yaitu, jadwal ujian dimundurkan, menambah sesi ujian, atau ikut serta dalam ujian susulan,” jelas Ari

Sembari menambahkan, misalkan gangguan terjadi sekitar 30 menit maka pelaksanaan ujian dapat dimundurkan 30 menit juga. Yang terpenting disini adalah siswa tidak boleh dirugikan.

Meski terkendala, Ari berharap para siswa peserta ujian tidak resah dan tetap konsentrasi. Kepada para siswa peserta ujian, jangan resah dan tetap konsentrasi, serta fokus pada pelaksanaan ujian. Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik dalam pelaksanaan ujian nasional, tandasnya.

Menanggapi hal ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan kendala tersebut disebabkan karena kelebihan kapasitas.

“Kapasitasnya sangat ‘overload’ karena tahun ini kan terjadi lonjakan peserta UN (Ujian Nasional) sangat drastis jumlah SMP yang ikut dibanding tahun lalu sehingga kapasitasnya tidak memadai yang di luar perkiraan kita,” kata Mendikbud di Timika, Senin 23 April 2018.

Kendati demikian, tambah Effendy, kendala gangguan server yang dialami sejumlah SMP di tanah air pada pelaksanaan UNBK hari pertama tersebut hanya berlangsung selama tidak lebih dari 30 menit dan langsung ditangani. Sehingga pelaksanaan UNBK dapat berjalan lancar, ujarnya. +++ cnc/web

 

Gambar : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy. (doc.CNC/web)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *