VIKTOR – JOSEF dan 9 Gubernur/Wagub DILANTIK Presiden JOKOWI

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, Kepala daerah khususnya untuk Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih hasil dari Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) 2018 akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo mulai pertengahan bulan September. Namun faktanya pelantikan dimaksud  untuk tahap pertama sudah mulai digelar pada awal bulan.

Jakarta, citra –news.com – HASIL Pilkada Serentak pada tanggal 27 Juni 2018 lalu, terdapat pemilihan pasangan gubernur dan wakil gubernur (Wagub)yang tersebar di 17 provinsi di Indonesia. Juga ratusan pasangan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota. Para kepala daerah terpilih khususnya Gubrnur dan Wakil Gubernur (Wagub) segera dilantik dan terjadwal dalam tiga tahapan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2018 dibagi dalam tiga tahap. “Secara keseluruhan, pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2019 dibagi dalam tiga tahap. Namun secara prinsip, masa jabatan kepala daerah, baik gubernur, bupati, walikota tidak boleh dikurangi atau ditambah,”tegasnya.

Faktanya, untuk tahap pertama sebanyak 9 (Sembilan) pasangan Gubernur dan Wakil gubernur Terpilih dilantik di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo (JOKOWI) pada Rabu 5 September 2018. Salah satunya adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih, VIKTOR Bungtilu Laiskodat dan JOSEF Nae Soi.

Kesembilan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yang akan dilantik pada Rabu 5 September 2018 pukul 10.00 WIB adalah Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman (Sulawesi Selatan); Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Sumatera Utara); Ali Mazi-Lukman Abunawas (Sulawesi Tenggara); Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (Jawa Tengah); Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Bali) ; Sutarmidji dan Ria Norsan (Kalimantan Barat); VIKTOR Bungtilu Laiskodat-JOSEF Nae Soi (NTT); Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Papua); Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Jawa Barat).

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga menyatakan Kepala daerah khususnya untuk Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih hasil dari Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) 2018 akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo mulai pertengahan bulan September.

Hal ini disampaikan Tjahjo usai mengikuti Rapat Kabinet Paripurna mengenai Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa 7 Agustus 2018.

Seperti dilansir setkab.go.id Tjahjo  menjelaskan, secara keseluruhan, pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2019 dibagi dalam tiga tahap. Namun secara prinsip, Mendagri menegaskan masa jabatan kepala daerah, baik gubernur, bupati, walikota tidak boleh dikurangi atau ditambah.

“Sudah kita susun tapi secara prinsip sebagaimana ketentuan Undang-Undang. Masa jabatan kepala daerah, baik gubernur, bupati, walikota tidak boleh dikurangi satu hari atau ditambah satu hari,” terang Tjahjo. +++ cnc/tirto.id

Gambar : Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi, didampingi Sekda Benediktus Polo Maing, dan beberapa lainnya, melangkah pasti menuju Istana Negara Jakarta, pada Rabu 5 September 2018.  

Foto : Doc.CNC/welly RM.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *