Diduga Stres MIKHAEL Meregang Nyawa di Ujung Tali

Dokter sedang melakukan Visum Et Repertum (VER) terhadap Mikhael Mitang, korban gantung diri di Kampung Utanwair Desa Nangahale Kecamatan Waigete kabupaten Sikka, Flores NTT, Rabu 25 September 2019. Doc. CNC/DUMP Polres Sikka,

Bermain-main dengan seutas tali dalam suasana batin yang tak karuan alias stress, akan berakibat fatal. Seperti yang terjadi pada diri Mikhael Mitang yang karena stress ia harus meregang nyawa di ujung tali. Berikut ulasan dari aparat kepolisian setempat.

Citra News.Com, MAUMERE – UMUMNYA akibat tekanan ekonomi membuat orang harus menempuh jalan pintas mengakhiri hidupnya. Bunuh diri adalah pilihan terbaik bagi orang stes bila tidak mau jadi orang gila.

Adalah MIKHAEL MITANG (korban), pria berusia 60 beralamat Utanwair Desa Nangahale Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Rabu 25 September 2019 ditemukan tewas mengenaskan.

Mengutip press release (siaran pers) yang dikirim ke awak citra-news.com oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres Sikka) AKBP Rickson P.M Situmorang  di Maumere, polisi menulis mbeberkan, sekira pukul 06.00 Wita korban bersama NELIS duduk di tedang (bale-bale,red) rumah milik korban sambil minum kopi. Habis meneguk kopi NELIS pamit dan pergi ke kebun untuk memetik buah jambu mete.

Tidak lama berselang sekitar pukul 07.00 Wita DARIUS DARE (Saksi 3) hendak memberi makan sapi dan ia menemukan/melihat korban sudah tergantung pada dahan pohon jambu mete dengan menggunakan seutas tali nilon dan sudah tidak bernyawa lagi. Jarak antara rumah korban dan TKP (tempat kejadian perkara) sekitar 10 meter saja. Dan korban diduga gantung diri karena stress.

Menurut keterangan dari anak kandung korban (Saksi 3) bahwa korban selama ini diam saja dan tertutup. Sehingga dengan kejadian itu keluarga korban merasa kaget. Diakui Darius, korban selama ini tinggal bersama istri kedua dan anak perempuannya. Dan pada saat kejadian tersebut anak perempuan korban mengantar anaknya ke sekolah. Juga isteri korban turut serta mengantar cucunya ke sekolah.

Adapun saksi – saksi dalam perkara ini masing-masing ANASTASIA ANAS usia 32 tahun (Saksi 1); Saksi 2 atas nama SUSANA PORING (50); dan DARIUS DARE usia 40 tahun (Saksi 30). Serta ROBERRUS NONG PAS (40) selaku Pelapor. Setelah mendapat laporan dari Darius Dare ini Kepala Dusun Utanwair, Roberrus datang melapor di unit SPKT Polsek Waigete pada pukul 07.30 Wita Rabu 25 September 2019. Semua saksi dan pelapor beralamat tinggal yang sama dengan korban yaitu Utanwair Desa Nangahale Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dokter sedang melakukan VER terhadap Mikhael Mitang, korban gantung diri di Kampung Utanwair Desa Nangahale Kecamatan Waigete kabupaten Sikka, Flores NTT, Rabu 25 September 2019. Doc. CNC/DUMP Polres Sikka

Atas kejadian tersebut kepolisian mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut; menerima laporan, mencatat identitas korban dan saksi, mendatangi TKP, mengamankkan TKP dengan memasang police line (garis polisi). Dan melakukan olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Sikka yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Waigete, Ipda RAZES P. MANURUNG, S.Tr.K dan Paur Aipda DAVID DAUD JERADU. Serta membuat permintaan VER (visum et repertum) juga membuat laporan polisi.

Beberapa catatan dari kepolisian bahwa korban diduga mengalami stress akibat isteri pertama korban telah meninggal dunia. Keluarga korban menerima kematian Mikhael Mitang (korban) ini sebagai musibah dan Menolak  dilakukan otopsi terhadap korban.

Menjadi catatan tambahan adalah korban telah dilakukan pemeriksaan VER luar oleh Dokter dari Puskesmas Watubaing atas nama ERWIN YUDISTIRA. Dan pada tubuh korban Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. +++ armando/citra-news.com

Naskah/Laporan : Arnold Welin

Editor : marthen radja

Sumber : DUMP Polres Sikka di Maumere

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.