Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Pemprov NTT Ajak BAYER Indonesia Kerja Bersama Mengatasi STUNTING

CitraNews

Cegah Dini Kematian Ibu dan Anak

Pada kesempatan yang sama Head of Communications Bayer Indonesia LAKSMI Prasvita menjelaskan, untuk NTT pihak Bayer Indonesia ingin berkontribusi juga untuk mengatasi tantangan seperti dalam aspek stunting dan juga kesehatan reproduksi dengan pencegahan kematian ibu dan anak serta kehamilan usia dini.

“Kami ingin membantu produktivitas pertanian, dan juga membantu keluarga petani kecil untuk kesehatan reproduksi perempuan dan kontrasepsi modern dan membantu peningkatan pengetahuan wanita NTT mengenai nutrisi dan juga stunting, dan juga penanganan kehamilan usia dini,” ujar Laksmi.

Baca Juga :  MELKY Lakalena Datangkan KEMENKES RI Sosialisasi Program CEGAH DBD

Direktur Eksekutif Yayasan Mercy Corps Indonesia, ADE Soekadis menambahkan Program kerja bersama Bayer Indonesia juga harus didukung terus oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat luas dan juga memiliki dampak positif yang besar.

Baca Juga :  Bank NTT Sodorkan Pola ASUH 6000 Anak GIZI Kurang dan STUNTING

Sementara itu Kepala BKKBN NTT MARIANUS Mau Kuru memberi apresiasi pada Ikatan Bidan Indonesia yang menyelenggarakan acara tersebut.

Menurut dia, Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) NTT kali ini sebagai lokomotif untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan dan juga mencegah pernikahan dini.

Baca Juga :  KOTA Kupang SEPEKAN Pasien SEMBUH Covid19 BERTAMBAH 207 Orang

” Patut kami beri apresiasi untuk IBI NTT. Kami BKKBN juga punya peran yang sama untuk turut menekan angka pernikahan muda/dini yang turut mengakibatkan kematian ibu dan anak,” ujarnya.  +++ citra-news.com/biroAP setdantt