Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Cinta PRODUK Lokal MENCEGAH Capital Flight

CitraNews

Tampak Kepala Divisi Rencorsec dan Legal Bank NTT, ENDRY Wardhono, membeli produk lokal di gerai UMKM Binaan Bank NTT yang digelar di halaman Kanwil Kemenkum  dan HAM Provinsi NTT, di Kupang, Rabu 27 April 2022.  Doc. marthen radja/citra-news.com

Alex : Kredit Mikro Merdeka Bank NTT yang tanpa agunan, tanpa bunga dan bebas rentenir, dapat menggirahkan usaha masyarakat.

Citra News.Com, KUPANG – GUBERNUR Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak agar semua pihak untuk mencintai produk UMKM lokal NTT. Dengan mencintai produk lokal berarti menopang UMKM kita bisa maju dan berkembang. Sekaligus juga mencegah uang keluar dari NTT.

Baca Juga :  TEKAD Menopang EKONOMI Warga Desa Terpencil dan TERBELAKANG

“Wujud dari kecintaan itu adalah dengan membeli produk-produk uang dihasilkan oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” demikian Gubernur Viktor dalam talkshow berthema, UMKM Bangkit Dengan Optimis Digitalisasi yang digelar Bank Indonesia Perwakilan NTT di Kupang, Kamis 28 April 2022.

Mantan anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem ini selalu mengatkan hal yang sama dimana-mana dalam setiap kunjungan kerjanya ke daerah di Provinsi NTT. Bahwa kita harus bangga deng produk lokal kita.  Dengan mencintai produk lokal maka pelaku UMKM akan maju dan berkembang secara baik. Sekaligus juga mencegah peredaran uang keluar dari NTT (mencegah capital flight).

Baca Juga :  BANK NTT Jadi Bank DEVISA Lahir Di UJUNG Jabatan VIKTOR - JOSEF

“Bukti kecintaan terhadap produk UMKM adalah dengan cara membeli produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM,” harap Viktor.

Bicara UMKM : Bank Indonesia Perwakilan NTT, pada Kamis 28 April 2022 menggelar talkshow tentang UMKM. Hadir Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wagub Josef Nae Soi, Kepala BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala OJK, Robert Sianipar, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Ketum KADIN NTT, Bobby Lianto. Doc. citra-news.com/humas bankntt

Dikatakannya, produk UMKM kita walaupun tidak enak harus kita makan. Lebih baik uangnya dikasi kesitu (UMKM, red) daripada dikasi ke tempat lain. Atau kalau kita belanja produk-produk dari luar (non lokal) sudah tentu uang akan beredar keluar dari NTT.

Baca Juga :  SIMPANG Siur Informasi Soal LABA Bank NTT, Begini Keadaan Sebenarnya

“Saya mengajak untuk mencintai produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku usah Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selain mencintai produk lokal juga mencegah capital flight (uang keluar dari NTT),” tukasnya.

Lagi lagi Gubernur Viktor mengingatkan, kita mesti mencintai produk kita dulu sebelum dibawa keluar. Kita pakai dulu, tes apa yang kurang.

Karena kalau kita bicara tentang UMKM, beber dia, itu artinya kita sedang bicara tentang diri kita sendiri. Apakah saya bangga dengan produk saya? Produk-produk inilah yang menjadi identitas saya.