Sampai- sampai ada seorang ketua partai mengatakan luar biasa Suitbertus Amandus bersama ibu. Mereka memanage rumah tangganya dan mampu menyelesaikan perkara kecil dalam melayani ribuan orang yang memadati rumah mereka saat ini.
ROBERT Ray. Doc. citra-news.com
Ibaratnya jika selama hidup kita sudah menanamkan kebaikan kepada orang lain, maka ada saatnya tanpa diminta kebaikan akan terjawab dengan hadirnya orang- orang secara spontanitas tanpa dimobilisasi.
Atas semuanya itu, seranganpun bertubi- tubi menghampiri wirausaha sukses Nian Sikka ini dengan mengatakan Amandus tidak mampu menjelaskan visi misi ketika jumpa pers di depan KPU Sikka. Cibirian soal tingkat pendidiknnya pun terus menghiasi laman media sosial.
Pertanyaannya, apakah ada jaminan seorang pemimpin dengan gelar sarjana/ doktoral di muka belakang namanya, ia bisa menjadikan rakyat sejahtera?
Rocky Gerung mengatakan seluruh pendiri bangsa ini adalah intelektual (pemikir) Kendati dia tidak punya ijasah sekalipun.
Yang ada cuma ijasah SMA dan ini bukan soal. Sebab ijasah adalah tanda seseorang pernah sekolah. Bukan tanda seseorang pernah berpikir.
Nah, seiring berjalannya waktu untuk periode 2024- 2029, Sikka butuh pemimpin yang berpikir dan bekerja. Bukan banyak gelar sarjana hanya pintar bicara nihil berpikir dan apalagi bekerja.
Oleh karena itu, kini saatnya Nian Tana Sikka sangat membutuhkan duet wirausaha dan birokrat. Karena ciri utama wirausaha adalah berpikir dari tidak ada menjadi ada. Berpikir dari yang kecil-kecil untuk bagaimana caranya menjadi besar dengan tanpa menyerah.
Yakinlah di tangan SARR, paduan antara Wirausaha dan Birokrat ini akan mampu membawa Sikka menuju jalan perubahan. Bersama SARR Sikka Bersinar. Semoga! +++ citra-news.com/*













