
“Ini yang kami sampaikan ke teman-teman (wartawan,red) agar menjadi informasi yang berimbang. Sehingga masyarakat bisa mengetahui perkembangan Bank NTT dari tahun ke tahun”, demikian John Praing kepada wartawan di kantor pusat Bank NTT di bilangan Jl. WJ Laamentik Kota Kupang, Kamis (14/11).
Disebutkan, Laba Bank NTT saat ini mencapai lebih dari Rp 200 Miliar. Dengan kenaikan ini, maka kami optimis target hingga akhir tahun 2024 akan tercapai. Bahkan berpotensi melampaui proyeksi.
Peningkatan laba ini, tambah dia, akan berdampak pada peningkatan dividen bagi Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota sebagai pemegang saham utama Bank NTT.
Ada Sejumlah Agenda
John Praing mengatakan, RUPS LB Bank NTT dihelat pada Sabtu (16/11) secara hybrid. Ada sejumlah agenda yang akan dibahas dalam RUPS LB tersebut. Yaitu Kelompok Usaha Bank (KUB), Penandatangan SHA atau Share Holder Agreement, dan Rotasi Kepengurusan Bank NTT.













