“Utamanya persoalan sampah dan drainase saat musim hujan, yang perlu segera diatasi. Selain itu, persolan stunting yang saat ini di Kota Kupang masih berada di angka 4.086 kasus,” tegasnya.
Meski demikian, kata Linus, dengan berbagai program dan upaya yang telah dilakukan, ia optimistis bahwa angka tersebut dapat ditekan hingga 2.000 kasus, sesuai target yang telah ditetapkan.
Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para jurnalis yang telah menyelenggarakan acara ini.
Menurutnya, Syukuran ini tidak hanya menjadi momentum refleksi dan ucapan syukur. Tetapi juga wadah memperkuat kebersamaan antara insan pers dan pemangku kebijakan dalam mengawal pembangunan yang lebih baik bagi NTT, khususnya Kota Kupang.

Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Kupang Terpilih, dr. Christian Widodo, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia J. Nomleni, Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Cosmas Damianus Lana, serta unsur Forkopimda Provinsi NTT.
Hadir pula sejumlah pejabat lainnya, termasuk Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Kepala KSOP, pimpinan lembaga vertikal, Ketua PWNU NTT, dan para tamu undangan lainnya.
Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan Natal kepada beberapa kelompok penerima manfaat, antara lain Panti Asuhan Al-Hikmah, Panti Asuhan Alma Baumata, Panti Asuhan Syalom Sikumana, Anak Pesisir Oesapa dan Mahasiswa terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Bingkisan ini diserahkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Kupang dan para pejabat lainnya sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. +++ marthen/*













