Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Penyelenggaraan KUPANG EXOTIC Festival PACU Pertumbuhan EKONOMI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Guna mendukung kelancaran festival ini, Irwasda Polda NTT, Kombes Pol. Murry Mirranda menuturkan bahwa pengamanan akan dilakukan secara menyeluruh dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2025.

Disebutkan, sebanyak 48 kontingen dari 22 kabupaten/kota akan tampil membawakan ikon budaya masing-masing dalam festival budaya yang rutenya dimulai dari depan Kantor Gubernur dan berakhir di Polda NTT”, ucapnya.

“Nanti jalur-jalur utama seperti Jalan El Tari dan Bundaran Tirosa akan ditutup sementara sejak pukul 04.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA. Car Free Day hari Sabtu pun akan ditiadakan sementara,” jelasnya.

Baca Juga :  AWK, Meraih ‘Bintang’ Jadi SENATOR Muda di DPD RI

Wakil Gubernur NTT Johny Asadoma menambahkan, bahwa festival ini ada banyak pihak yang terlibat. Terutama pelaku UMKM terlibat aktif menggelar bazar produk lokal.

“Giat Festival ini salah satu implementasi dari Dasa Cita Melkky Johny yaitu semangat kolaborasi. Masyarakat akan terpacu untuk menghasilkan produk-produk unggulan lokal. Dan tidak berhenti di Kupang Exotic Festival ini saja. Tapi minggu depan atau dua minggu lagi Pemda NTT akan melaksanakan UMKM Night”, kata Johny.

Baca Juga :  Bunda JULIE Laiskodat dan Ajakan GEORGE Hadjoh MARIMAMPIR ke Sentra UMKM Gereja MORIA Liliba

Lebih lanjut dia mengatakan, waktu pelaksanaan UMKM Night setiap akhir pekan mulai Jumat pukul 16.00 Wita hingga Sabtu Car Free Day (CFD).

“Ini adalah bentuk nyata penggerak ekonomi rakyat. Terutama di sektor kuliner, pertanian dan perikanan, serta pariwisata. Sudah tentu akan meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan peredaran uang di NTT. Karena penerimaan negara yang paling tinggi salah satunya dari sektor konsumsi”, tegasnya. +++ marthen

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Hari Bhayangkara, Gubernur NTT Melky Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johny Asadoma. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Hari Bhayangkara, Gubernur NTT Melky Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johny Asadoma.