Kegiatan Kupang Exotic Festival ini berlangsung selama tiga hari, bertempat di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT dan ditutup dengan gelaran Kupang Festival Night di Lapangan Bhayangkara, Mapolda NTT.
Kupang Exotic Festival ini diharapkan dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan dan pergerakan ekonomi pada aras lokal serta pengenalan dan rasa cinta akan potensi lokal dalam mendorong sebuah aksi nyata Gerakan Beli NTT dan One Village One Product (OVOP) lewat upaya pemberdayaan UMKM, Pemanfaatan produk lokal dalam kuliner, pelaku Seni Pertunjukan, pecinta olahraga wisata serta pekerja kreatif lainnya.
Adapun pelaksanaan acara Kupang Exotic Festival 2025 ini mengusung beberapa tema kegiatan. Diantaranya Kupang Exotic Culinary dengan aktivitas festival kuliner, pelatihan UMKM, Live Cooking, Talkshow serta Barista Competition.

Dalam Kupang Exotic Run, sebuah event sport Tourism yang nantinya akan ada event lari kategori 5 Km dan 10 Km. Kupang Exotic Creative, yang berisikan Parade Budaya, Fashion Show, Bazaar UMKM, Literasi Keuangan serta Canvas Cilik. Dan Kupang Exotic Night, sebagai puncak acara dengan atraksi seni pertunjukan, konser music dan kemeriahan artis nasional.
Oleh Oleh Labu Kuning
Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati menegaskan bahwa festival ini adalah wujud sinergi Bank Indoneisa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di NTT, dimana salah satu fokusnya adalah inovasi produk kuliner lokal.
“Kami ingin mendorong digitalisasi dan inovasi dalam produk lokal. Salah satu yang kami angkat adalah olahan dari labu kuning, yang bisa menjadi oleh-oleh khas NTT. Inilah bentuk konkret pemanfaatan bahan baku lokal,” jelasnya.
Dalam kegiatan Kupang Exotic Festival 2025 ini, Bank Indonesia Perwakilan NTT juga akan menghadirkan berbagai pelatihan dan edukasi untuk UMKM yang terlibat, sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan terhadap kemandirian ekonomi masyarakat.













