Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

PEREMPUAN NTT Menanam HARAPAN di Tengah TANTANGAN Zaman

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Ia mengapresiasi pembentukan Task Force Social Forestry dan Kebun Wanapangan Perempuan sebagai wadah kolaborasi agar perhutanan sosial benar-benar menjadi ruang hidup yang adil dan lestari.

Ketika perempuan diberi ruang memimpin dalam tata kelola lahan, menurutnya, yang lahir bukan hanya kebun yang subur, tetapi juga komunitas yang tangguh dan ekonomi yang lebih berkeadilan.

OVOP: Membangun Desa dari Produk Lokal

Baca Juga :  DANIEL Guru BI Dari AMERIKA Untuk SMKN 5 Kupang

Di hadapan para peserta, Johni Asadoma juga memperkenalkan program unggulan daerah yaitu One Village One Product (OVOP).

Program ini diarahkan untuk mengembangkan satu produk unggulan desa berbasis potensi lokal, dengan perempuan sebagai aktor utama—mulai dari produksi, peningkatan kualitas, hingga pemasaran.

“OVOP bukan hanya soal nilai tambah produk, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kebanggaan masyarakat desa,” katanya.

Baca Juga :  Gerakan TJPS Antara TANTANGAN dan HARAPAN (Seri-2)

Bagi banyak peserta, gagasan ini terasa dekat dengan realitas mereka: mengolah hasil kebun menjadi pangan olahan, obat herbal, atau produk bernilai ekonomi yang mampu menembus pasar lebih luas.

Merawat Hutan, Mengurangi Kemiskinan

Sementara itu, Veronica Tan mengingatkan bahwa peran besar perempuan dalam pengelolaan pangan dan hutan belum sepenuhnya diakui secara formal.

Baca Juga :  Gerakan MENANAM Pohon Bentuk MITIGASI Iklim Global

“Tidak cukup hanya membuka akses lahan. Perempuan harus tercatat, diakui, dan memiliki akses langsung terhadap hasilnya,” tegasnya.

Ia menyoroti pentingnya reformasi administrasi dan sistem distribusi manfaat agar ekonomi perhutanan sosial benar-benar adil.

Menurutnya, Kebun Wanapangan Perempuan bisa menjadi pintu masuk penguatan ekonomi keluarga, dimulai dari meja makan yang berkeadilan.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Labuan Bajo Flores, Wagub NTT Johny Asadoma. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Labuan Bajo Flores, Wagub NTT Johny Asadoma.