Menjelang Idhul Fitri, sinergi Forkopimda menjadi fondasi penting untuk ……..
Citra News.Com, KUPANG – MENJELANG musim arus mudik Idul Fitri, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada pergerakan orang pulang kampung. Tetapi juga pada stabilitas daerah secara menyeluruh : mulai dari transportasi, ketersediaan pangan, hingga potensi konflik sosial.
Hal inilah yang menjadi latar di balik rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT.
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Kamis petang (12/3/2026) itu menjadi ruang strategis bagi para pemimpin daerah untuk membaca situasi menjelang hari raya.
Hadir dalam forum tersebut Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni, unsur TNI–Polri, pimpinan instansi vertikal, hingga jajaran BUMN, BUMD, dan perbankan.
Bagi Gubernur Melky, momentum Idul Fitri selalu menghadirkan dinamika yang kompleks. Mobilitas masyarakat meningkat, kebutuhan bahan pokok melonjak, dan pada saat yang sama stabilitas keamanan harus tetap terjaga. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama.
Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah kesiapan transportasi. Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Perhubungan telah melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan, khususnya di wilayah Pulau Timor.
Langkah ini dilakukan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) guna memastikan armada yang melayani masyarakat benar-benar aman.
Menurut Gubernur Melky, aspek keselamatan tidak boleh diabaikan, terutama pada transportasi laut dan udara yang menjadi tulang punggung mobilitas antarwilayah di NTT.
“Transportasi arus mudik harus dipastikan aman, terutama transportasi laut dan udara. Untuk transportasi darat sejauh ini relatif aman,” tegasnya.












