Tampak Wakil Wali Kota Kupang, SERENA Corsgrova Francis (kanan). Doc. CNC/biro Apim setdantt
Gubernur Melky : Jangan pernah menukar masa depan dengan kenikmatan sesaat.
Citra News.Com, KUPANG – SUASANA malam di Auditorium Graha Cendana Universitas Nusa Cendana Kupang terasa berbeda pada Kamis (16/4/2026).
Ratusan pelajar memenuhi ruangan bukan sekadar untuk merayakan Paskah, tetapi untuk mendengar pesan yang terasa lebih dalam dari sekadar seremoni tahunan. Di hadapan anak-anak muda yang duduk berderet rapi, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berdiri dengan wajah serius namun penuh harap.
Gubernur Melky datang bukan hanya membawa ucapan selamat Paskah, tetapi juga pesan yang menohok tentang ancaman nyata yang mengintai generasi muda di Nusa Tenggara Timur.
“Sebagai Gubernur NTT, saya hadir dengan sangat bangga dengan kalian semua. Tetapi ke depan, saya ingin The Bridge tetap konsisten berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengatasi praktik prostitusi, menekan kasus HIV/AIDS, dan mencegah kekerasan seksual terhadap anak-anak dan remaja di NTT. Ini salib kita bersama yang harus kita pikul,” ujar Melky tegas.
Malam itu, perayaan Paskah Pelajar yang digelar oleh Komunitas The Bridge bukan hanya tentang lagu pujian dan ibadah. Ada kegelisahan yang terselip dalam setiap kalimat yang disampaikan. Sebab di balik sukacita Paskah, tersimpan kenyataan pahit yang tidak bisa diabaikan yaitu meningkatnya kasus HIV/AIDS, maraknya prostitusi yang mulai menyasar pelajar, serta ancaman kekerasan seksual yang terus membayangi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambros Kodo bersama keluarga besar Komunitas The Bridge dan Yayasan New Genesis.












