Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

ANCAMAN Nyata di USIA Muda, PEMKOT Kupang Pilih LAWAN HIV/AIDS Lewat Edukasi DINI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Loa Johanes: Edukasi Reproduksi mulai dari cara penularan hingga langkah pencegahan menjadi tameng utama bagi remaja agar tidak terjerumus pada perilaku berisiko.

Citra News.Com, KUPANG – DI TENGAH meningkatnya kasus HIV/AIDS di kalangan usia produktif, Pemerintah Kota Kupang memilih satu jalur strategis: melindungi generasi muda melalui edukasi sejak dini.

Langkah ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sinyal bahwa ancaman kesehatan tersebut sudah tidak bisa lagi ditunda penanganannya.

Baca Juga :  Bersama PASLON CS-AN Warga KOTA Kupang Terima PENGOBATAN GRATIS

Komitmen itu terlihat saat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H mewakili Wali Kota Kupang menghadiri kegiatan Sosialisasi HIV/AIDS bagi Pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (16/4), dengan melibatkan puluhan pelajar dari berbagai sekolah se-Kota Kupang.

Baca Juga :  Sekda JEFRY Pelt Teguhkan ANTI KORUPSI di Lingkup PEMKOT Kupang

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Kupang, Widya Cahya, Ketua Persatuan Istri Anggota DPRD Kota Kupang, Jacqlyne Getruida Odja, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Ellisah Pelt Tobing, serta sejumlah narasumber dari bidang kesehatan dan hukum.

Namun di balik rangkaian acara itu, terselip pesan yang jauh lebih besar. Yaitu edukasi kesehatan tidak lagi bisa menunggu usia dewasa. Menurut Sekda Jefry, remaja SMP kini menjadi target penting dalam strategi pencegahan, karena usia tersebut dinilai sebagai fase awal pembentukan perilaku dan pola pikir.

Baca Juga :  NUTRISI 1 Mangkok KELOR Sama Dengan 7 Mangkok SUSU

Dalam sambutannya, Sekda Jefry menekankan bahwa komunikasi yang tepat menjadi kunci keberhasilan edukasi kesehatan bagi generasi muda.