Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Hukrim  

Dari BALIK Jalan SENGKETA Susulaku TTU, Cermin RAPUHNYA Mekanisme Penyelesaian KONFLIK SOSIAL

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote melalui Kepala Seksi Humas, Ipda Markus Wilco Mitang, menyatakan pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan penyidik Reserse Kriminal untuk mendalami perkembangan perkara tersebut. “Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan karena baru satu minggu dilaporkan,” ujar Markus saat dikonfirmasi media.

Namun di balik proses hukum yang berjalan, tersimpan lapisan persoalan yang lebih rumit daripada sekadar laporan pengeroyokan.

Menurut keterangan keluarga korban, konflik bermula dari pertengkaran anak-anak yang sedang bermain bola di lapangan sekolah pada Kamis (7/5/2026) sore. Situasi yang semestinya bisa diselesaikan secara kekeluargaan justru berkembang menjadi ketegangan antarorang dewasa.

Baca Juga :  TERJERAT Kasus Korupsi NTT FAIR, YA dan DT, Cs Ditahan Kejati NTT

Korban disebut mendatangi rumah pihak yang diduga terlibat untuk meminta klarifikasi setelah anak-anaknya diduga mengalami pemukulan. Akan tetapi, komunikasi yang tidak berjalan baik membuat situasi semakin memanas. Ancaman disebut muncul sejak malam pertama konflik terjadi.

Baca Juga :  CHRISTIAN dan SERENA Melangkah Bersama WARGA KOTA Kupang Menuju ZERO KRIMINALITAS

Puncaknya terjadi keesokan hari. Saat korban berada di kebun dan memasang pembatas agar kendaraan tidak melewati jalur yang diklaim bukan jalan umum, sejumlah orang diduga mendatangi lokasi tersebut.

Baca Juga :  Perkara Pemerkosaan YUNUS Dilimpahkan ke Kejaksaan

Di situlah dugaan pengeroyokan terjadi. Korban disebut mengalami luka di bagian wajah dan kepala akibat pemukulan menggunakan tangan kosong.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Polres Timor Tengah Utara. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Polres Timor Tengah Utara.