Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

Dari Kampus UNWIRA Kupang Lahir PENGGERAK PERUBAHAN

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNWIRA Kupang, Pater Dr. Stefanus Lio, para Wakil Rektor UNWIRA, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Ni Luh Putu Sri Sandhi, para dekan, ketua program studi, serta jajaran dosen

Rektor UNWIRA Kupang, Stefanus Lio, menyebut PISMA sebagai ruang strategis yang mempertemukan dua kekuatan besar manusia, yaitu ilmu pengetahuan dan seni.

Baca Juga :  WAJAH Baru KUPANG, KOTA MODERN di Ujung Timur NUSANTARA

Menurutnya, ilmu membentuk cara berpikir yang kritis dan rasional, sementara seni menghadirkan kepekaan rasa dan nilai kemanusiaan.

“Ketika keduanya berjalan bersama, lahirlah generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki empati dan karakter kuat”, tegasnya.

Baca Juga :  BEDA Sebelumnya, SAFIRAH : Tatib Ujian Akhir 2020 Sesuai POS

Di tengah sorotan lampu panggung dan semangat kebersamaan yang terasa hangat, PISMA X menjadi lebih dari sekadar perlombaan mahasiswa. Ia menjelma menjadi pesan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari ruang-ruang kecil tempat anak muda berani bermimpi dan berkarya.

Baca Juga :  UPG 1945 Kupang TIDAK Membisniskan Pendidikan

Dari kampus Unwira di Kota Kupang ini, harapan tentang masa depan NTT kembali dinyalakan.  +++ marthen/*

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Unika Widya Mandira Kupang. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Unika Widya Mandira Kupang.