KEPAK SAYAP Dari Negeri Seribu GEREJA Ke Negeri Seribu MASJID

Setelah menjelajah hampir seluruh pelosok negeri di wilayah Seribu Gereja NTT, pesawat WINGS AIR itu kini terbang menukik ke Negeri Seribu Masjid di Lombok NTB. Ini terobosan baru dari Lion Group untuk dunia penerbangan di tanah air dalam mendekatkan pelayanan bagi masyarakat

 

Lombok, citra-news.com – SESUNGGUHNYA di Wilayah Indonesia Timur khususnya Bali dan Nusa Tenggara memiliki aneka suku, etnis dan agama namun hidup dalam satu kesatuan yang utuh dan harmonis.

“Kalau Bali dengan sebutan Negeri Seribu Pura dan NTT Negeri Seribu Gereja maka kami di Lombok NTB adalah Negeri Seribu Masjid,” demikian Ardianto, Security di Islamic Center Kota Mataram, kepada wartawan Sabtu, 26 Mei 2018.

Dikatakannya, Masjid Hube Wathon dengan 5 (Lima) Menara adalah ikon yang melambangkan Cinta Tanah Air. Meskipun di Lombok masyarakatnya mayoritas Muslim akan tetapi dengan kelompok masyarakat non muslim, hidup kami begitu harmonis. Ini menunjukan kalau semangat cinta tanah air ini terus terpupuk dari generasi ke generasi.

Menurut dia, masyarakat Lombok NTB sangat memahami bahwa perbedaan itu adalah sebuah kekuatan yang mempersatukan. Karena kita di Indonesia adalah negara yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Meskipun kita Berbeda-beda namun kita tetap satu dan utuh. Dan Masjid Hube Wathon inilah menjadi iconic penyatuan kami masyarakat di NTB ini,tandasnya.

Dikatakannya, Menara Utama Masjid Hube Wathon setinggi 114 meter dan memiliki 13 lantai.  Sedangkan 4 (empat) menara lainnya setinggi 66 meter saja dan tiga menara diantaranya (Mainaret 99) menggunakan lift sama sepeti Menara Utama.

Dia juga mengakui pembangunan kepariwisataan di Provinsi NTB menjadi prioritas dalam program kerja Gubernur Zainul Madjedi. Oleh sang Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Badjang itu, menjadikan Lombok pusat pariwisata di NTB. Selain Masjid Hube Wathon jadi objek wisata juga segera dibangun Bank dan Hotel Syariah. Saat ini yang sudah terbangun di kawasan Islamic Center adalah gedung KONI, SMP, dan gedung SPP.

Sebagai Kota Pariwisata, lanjut dia,  maka Lombok khususnya Kota Mataram ke depannya terus dibangun obyek-obyek wisata baru sebagai pendukung Kota Mataram Kota Wisata dan Budaya. Sebagai masyarakat NTB kami juga menyambut gembira kalau sudah ada penerbangan Wings Air pergi pulang (PP) Kupang -Lombok. Ini akan memajukan pariwisata karena akan memudahkan wisatawan dan masyarakat umum lainnya memanfaatkan moda transportasi yang ada. Dan ke depannya sudah tentu akan semakin ramai dengan kunjungan wisatawan domestic juga wisatawan mancanegara ke Kota Mataram, tandasnya.

Pada kesempatan terpisah, Air Vice Marshal (Ret) Lombok Institute of Flight Technology Academy, T. Tarigan Sibero, SE, MBA  mengatakan, dengan dibukanya rute baru penerbangan Kupang – Lombok – Kupang maka akan dapat mengakomodir semua kepentingan. Selain untuk kepentingan ekonomi dan pariwisata juga pendidikan.

“Ini terobosan baru bagi dunia penerbangan untuk mendekatkan pelayanan bagi masyarakat. Ke depannya sangat prospektif untuk melayani semua aspek kebutuhan masyarakat. Asal saja        didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai,”kata Tarigan. +++ cnc1

 

Gambar : Menggandeng ASITA dan para wartawan cetak dan elektronik, Lion Group melakukan penerbangan perdana pesawat WINGS AIR (Joy Flight) Kupang – Lombok – Kupang pada Jumat 25 Mei 2018. Doc. marthen radja/CNC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *