POLRES Sikka Menggelar Konser HARMONI Indonesia

Rickson : Konser Harmoni Indonesia sesungguhnya digelar untuk menyatukan persepsi masyarakat tentang kebhinekaan yang ada di Indoensia. Dari kesadaran ini maka muncul istilah ‘kedewasaan berbudaya’ yang sudah semestinya dianut dan dilaksanakan oleh semua elemen bangsa.

Penulis : armando/cnc

Editor : marthen radja

Kupang, citra-news.com – MENYAMBUT Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 dan ASEAN GAMES, seluruh daerah Indonesia secara serentak menggelar Konser Harmoni Indonesia pada tanggal 5 Agustus 2018. Tidak kecuali di Maumere ibukota Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kapolres Sikka, AKBP Rickson P.M Situmorang, SIK mengatakan, makna digelarnya Konser Akbar Harmoni Indonesia ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menghargai kebhinekaan yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu bangsa ini. “Marilah kita bersama memelihara dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini. Demi terwujudnya kehidupan bangsa Indonesia khususnya rakyat Kabupaten Sikka yang aman, damai dan harmonis,”ajak Rickson.

Menurutnya, hal yang paling mendasar dari keharmonisan ini adalah perbedaan dan keberagaman suku etnis, dan budaya yang sudah membalut satu dalam Bhineka Tunggal Ika. Adanya keberagaman ini membri kita ruang untuk saling menghargai satu diantara yang lainnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keharminisan tercipta untuk menakar sebesarapa besar masyarakat dapat menerima perbedaan auku, etnis, dan budaya antara satu golongan dengan golongan lainnya.

Dengan saling menerima perbedaan-perbedaan yang ada maka akan tumbuh rasa cinta damai dan saling menghargai satu diantara yang lainnya. Jika hal ini terpelihara secara baik dalam kehidupan keseharian kita maka alhasil bisa menggapai cita-cita persatuan dan kesatuan bangsa.

Pantuan citra-news.com di Aula Polres Mapolres Sikka, Konser Akbar ini menghadirkan semua elemen masyarakat, tokoh gereja dan para alim ulama dari lintas agama. Juga hadir Penjabat Bupati Sikka, Pimpinan DPRD dan Forkopimda Kabupaten Sikka.

Menegmas perbedaan yang ada, acara akbar yang digelar Kepolisian Resor Sikka ini melibatkan pelajar SMK Frater Maumere melakukan devile kemerdekaan RI. Juga dimeriahkan oleh kelompok paduan suara (PS) Bhayangkara, PS Solideo, dan PS SMK Frater Maumere. Sementara mewakili setiap elemen masyarakat, satu persatu membacakan narasi kebangsaan.

Diantaranya Penjabat Bupati Sikka, Drs. Mekeng Florianus membacakan narasi tentang Kejayaan Nusantara jaman dahulu. Dan Ketua DPRD Sikka membacakan narasi tentang perlawanan terhadap bangsa asing. Danlanal Maumere bernarasi tentang Awal Perpecahan sesama bangsa Indonesia, serta narasi yang berisikan tentang Pahitnya 350 tahun masa penjajahan Belanda dibacakan oleh Dandim 1603 Sikka.

Sementara narasi tetang Penjajahan Jepang dan persiapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Kapolres Sikka, Rickson Situmorag. Dan narasi tentang Semangat mengisi Kemerdekaan dengan menggalakkan pembangunan nasional dibacakan oleh Uskup Maumere. Sedangkan narasi tentang Mengatasi perbedaaan, menghindari  perpecahan dibacakan oleh Ketua MUI Sikka.

Juga narasi tentang Kebesaran jiwa seorang abdi masyarakat dibacakan oleh PHDI Kabupaten Sikka. Narasi tentang Kita harus selalu memuliakan Tuhan Yang Maha Esa dan Mensyukuri Nikmat-Nya dibacakan oleh Ketua GMIT Sikka. Serta narasi tentang Kita harus bisa mengharumkan nama besar  bangsa Indonesia dibacakan oleh tokoh adat kabupaten Sikka. +++ amor/cnc

Gambar : Foto bersama Kapolres Sikka, AKBP Rickson PM Situmorang, SIK, Mantan Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera, Penjabat Bupati Sikka Drs. Mekeng Florianus, dan sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya. Doc.armando/CNC

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *