Contohnya di Kabupaten Alor untuk SMAN Maiwal dibangun 1 ruang Laboratorium IPA. Di SMAN Pureman Alor dibangun 2 ruang RKB Di SMAN Baranusa dibangun 1 paket jamban siswa. Di SMAN 1 Ende mendapat 2 paket peralatan media. Di SMAN 2 Sulamu Kabupaten Kupang mendapat bantuan DAK membangun 2 ruang RKB. Demikian halnya di sejumlah sekolah lainnya yang sudah terdata di Dapodik dan menu DAK Provinsi tahun 2018.
Menjawab realisasi anggaran DAK Provinsi sampai dengan September 2018, Johanna mengatakan, untuk DAK terealisasi keaungan sebesar 70-an persen. “Kita tunggu proses dari sekolah penerima dana DAK Fisik untuk dana BOS (bantuan operasional sekolah) dan Tunjangan guru. Sedangkan DAK Non fisik kita harus menunggu dari pusat. Khususnya untuk Hari Aksara Internasional dan Bimtek Kurikulum. Masih tersisa sekitar 40-an persen diperkirakan sekitar bulan Okober ini sudah bisa direralisasikan,”jelas Johanna. +++ cnc1
Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara, Johanna E. Lisapaly, SH (kiri) didampingi Kepala Seksi SMK, Hans Bengu.
Foto : doc. CNC/marthen radja













