Status GIDEON Tetap Berhenti Ketua DPD Golkar Sumtim

Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Keputusan Pemberhentian Sementara kepada Gideon Mbili Djora dari jabatannya Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumba Timur. Namun di Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) statusnya dinaikkan dari sementara ke status berhenti tetap.

Kupang, citra-news.com – KETUA Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPD Golkar NTT), Melky Laka Lena kepada sejumlah awak media di Kupang, Kamis 14 Pebruari 2019 menjelaskan, sejak tanggal 7 Januari 2019 Partai Golkar telah mengeluarkan Surat Pemberhentian Sementara kepada Gideon Mbili Djora dari jabatannya Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumba Timur (Sumtim).

“Kami telah menerbitkan SK (SK) pemberhentian sementara kepada pak Gideon Mbili Djora. SK pemberhentian sementara dikeluarkan Partai Golkar ini didasarkan pada beberapa pertimbangan setelah yang bersangkutan tidak mentaati peraturan organisasi. Kami kira selesai pada sanksi itu saja. Akan tetapi dalam jangka waktu yang tetapkan tidak ada tanggapan balik. Sehingga hari ini dalam pertemuan internal di jajaran DPD Golkar NTT yang juga turut hadir  Bapak Feliks Pulu, kami sudah membuat SK Pemberhentian secara tetap untuk pak Gideon dari                     jabatannya selaku Ketua DPD Partai Golkar Sumba Timur,”jelas Melky.

Dengan status berhenti tetap ini, lanjut Melky, maka praktis pak Gideon sudah tidak lagi menjabat Ketua DPD Partai Golkar Sumba Timur. Nah, agar roda organisasi tetap berjalan maka Partai Golkar juga menerbitkan SK perpanjangan masa jabatan PLT Ketua Golkar Sumtim kepada ibu Libi Sinlaeloe. Ibu Libi menjabat PLT Ketua tambah lebih kurang 3 (tiga) bulan lagi  sejak tanggal dikeluarkannya SK Pemberhentian Tetap ini. Dan untuk jabatan Ketua Pelaksana Harian kita tetapkan Umbu Lili Pekuwali yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sumba Timur.

“Karena pertimbangan kesibukan urusan kepartaian di tingkat provinsi sehingga ibu Libi dan ibu Frouk Rebo hanya secara berkala ke Sumba Timur. Maka pak Umbu Lili yang akan bersama pengurus, Fraksi dan semua keluarga besar Golkar Sumba Timur menggerakan roda organisasi disana,”beber Melky.

Menjawab pertanyaan wartawan perihal tidak ada tanggapan balik dari Gideon Surat pemberhentian sementara itu, Melky menjelaskan, selama mengantongi Pemberhentian Sementara Gideon Mbili Djora yang juga Bupati Sumba Timur itu, tidak memberikan pembelaan diri. Dengan adanya upaya pembelaan diri bisa menjadi pertimbangan organisasi terhadap beberapa point catatan pelanggaran dari yang bersangkutan.

“Kalau ada surat pembelaan diri atau disampaikan secara lisan dalam sebuah forum rapa partai maka beberapa hal yang menjadi catatan organisasi bisa diselesaikan. Tetapi pak Gideon tidak melakukan itu sampai batas waktu yang ditentukan. Sehingga sesuai mekanisme partai tidak ada kemungkinan lagi menjabat sebagai Ketua. Tapi kita juga punya pertimbangan apakah nanti pak Gideon ditarik ke DPD Golkar NTT sebagai salah satu Pembina atau penasehat partai. Dan perlu diingat pak Gidion hanya kehilangan jabatan sebagai ketua partai. Bukan keluar dari kader Partai Golkar,”tegasnya.

Untuk pergantian pengurus, tambah Melky, akan dilakukan melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Direncanakan Musdalub Partai Golkar Sumba Timur akan dilaksanakan setelah Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019. Ini berdasarkan hasil komunikasi kita dengan DPP Partai Golkar. Dan besar kemungkinan pak Erlangga dan beberapa pengurus DPP akan menghadiri Musdalub ini. +++ cnc1

Gambar : Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTT, Melky Laka Lena (kiri) di Kupang, Kamis 14 Pebruari 2019.

Foto : Doc. CNC/marthen radja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *