Bupati ROBBY Jadwalkan Libur Khusus BASMI NYAMUK

Bupati Kabupaten Sikka, ROBBY Idong ketika Rapat evaluasi dan koordinasi penanganan DBD, di Maumere, Flores-NTT pada  Kamis 13 Pebruari 2020. Doc.CNC/very awales-Humas dan Protokol Setda Sikka.

Jumlah kasus demam berdarah dangue (DBD) terus meningkat. Sampai saat ini Kabupaten Sikka Provinsi NTT menjadi nomor urutan satu kejadian luar biasa (KLB) DBD. Apa upaya darurat pemerintah setempat untuk menanganinya?

Citra-News.Com, MAUMERE – BUPATI Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), FRANSISKUS Roberto Diogo, S.Sos, M.Si berinisiasi melakukan gerakan moral membasmi nyamuk. Pemerintah akan membuat jadwal libur khusus untuk membasmi nyamuk. Pemerintah juga akan memperpanjang masa darurat Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. Hal ini dilatari kasus Demam Berdarah Dangue (DBD)  di Kabupaten Sikka hingga Kamis 13 Pebruari 2020 sudah mencapai 576 kasus dari sebelumnya berjumlah 405 kasus.

Bupati ROBBY – demikian ia biasa disapa menyampaikan hal itu pada acara rapat koordinasi dan evaluasi penanganan DBD bersama Tim Kemenkes RI di Ruang Kerja Bupati Sikka di Maumere, Flores NTT, Kamis 13 Pebruari 2020.

“Dengan semakin tinggi kasus DBD di Sikka maka tim dari Kementerian Kesehatan RI turun langsung ke kabupaten Sikka melakukan investigasi langsung ke lapangan. Guna mengetahui secara pasti kondisi yang terjadi,”kata Bupati Robby seperti dikutip Very Awales, Kabag Humas dan Protokol Setda Sekka.

Dia menyebutkan, dari 576 kasus DBD ada 4 diantaranya meninggal dunia. Dari 21 kecamatan ada 6 kecamatan diidentifikasi menempati posisi tertinggi. Masing-masing Kecamatan Magepanda, Alok, Alok Barat, Nita, Alok Timur, dan Kecamatan Talibura.

Suasana Rapat evaluasi dan koordinasi penanganan DBD di Maumere, Flores-NTT pada  Kamis 13 Pebruari 2020. Doc.CNC/very awales-Humas dan Protokol Setda Sikka.

“Penanganan DBD harus secara besar-besaran dan harus melibatkan seluruh masyarakat tanpa kecuali. Kita akan jadwalkan libur khusus untuk bergerak bersama membasmi nyamuk,”tandasnya.

Nyatakan PERANG Terhadap NYAMUK!

Acara rapat selain dihadiri Tim dari Kemenkes RI, turut hadir Forkopimda, Sekda, Kadiskes dan Tim Penanggulangan DBD Kabupaten Sikka, pimpinan OPD, para Camat, dan Lurah/Kepala Desa se-Kabupaten Sikka.

Alumnus IPDN Jatinangor ini menyampaikan terima kasih  dan apresiasi atas kerja keras dan kerja cerdas yang dilakukan semua pihak. Sehingga bisa menekan persoalan DBD yang meskipn ada penigkatan kasus namun korban nyawa mampu diatasi.

Bupati Robby menuturkan, kehadiran Tim Kemenkes RI merupakan bentuk dukungan dan kepedulian social yang tinggi dari pemerintah pusat. Untuk itu sebagai wujud kepedlain bersama seluruh elemen masyarakat wajib lakukan PSN (Pembasmian Sarang Nyamuk) mulaidari rumah tanggah an tindakan 4 M.

“Kita harus secara massif melakukan gerakan PSN dan basmi total. Kita Nyatakan Perang terhadap nyamuk. Jangan kalah dengan nyamuk. Ini saatnya berantas dan basmi nyamuk sampai titik nol. Untuk maksud ini pemerintah berencana meliburkan semua aktivitas sebagai gerakan moral bersama untuk memberantas nyamuk,”tegas alumus Alumnus SMAK Suryadikara Ende ini. +++ citra-news.com/awales

Sumber : Very Awales/Humas dan Protokol Setda Sikka

Editor : Marthin Radja/Citra News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *