Suasana haru menghampiri Wakil Gubernur NTT, Johny Asadoma saat membagi bantuan korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Kabupaten Flores Timur. Doc. istimewa.
Citra News.Com, LARANTUKA – SANGAT memprihatinkan kondisi kehidupan warga terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur.
Sedikitnya ada 6 desa yang harus direlokasi dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 2.209 KK. Setelah direlokasi ada persoalan lain yang dihadapi warga terdampak, yakni biaya pendidikan anak-anak mereka. Selain macetnya pengembalian pinjaman di koperasi dan perbankan.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johanis Asadoma dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Flores Timur, Selasa (15/7), Wagub Johny Asadoma meninjau Posko Pengungsian di Bokang Wolomatang, dan Posko Pengungsian Konga, dan memberikan sejumlah bantuan.
“Kunjungan kerja ini sudah direncanakan sejak beberapa waktu lalu. Namun karena terkendala kondisi alam, serta beberapa agenda lainnya baru dapat terlaksana hari ini. Saya ingin melihat keadaan dan kondisi masyarakat, serta mendengarkan secara langsung isi hati warga-warga di posko-posko pengungsian,” ungkap Wagub Johny.
Beberapa keluhan yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat, utamanya warga mengeluhkan kesulitan biaya pendidikan bagi anak-anak terutama mereka yang akan melanjutkan kuliah. Termasuk mahasiswa yang saat ini masih menempuh pendidikan tinggi.
Selain itu, permasalahan pinjaman di bank dan koperasi. Diketahui sejumlah pengungsi memiliki pinjaman yang kini sulit mereka lunasi akibat kehilangan mata pencaharian. Mereka meminta agar pemerintah dapat memfasilitasi dialog dengan pihak perbankan untuk mencari solusi atau bentuk keringanan lainnya.












