Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

KOMISI V Soroti Dinas PK NTT, Kadis Ambros : Bagi Saya HAL itu BIASA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Dalam kasus ini, tambah Winston, Dinas PK NTT jangan berdiam diri dan harus proaktif melakukan kooodinasi lebih intens dengan Pusat dan PLN, selain menuntut tanggung jawab PLN atas peristiwa yang telah merugikan generasi bangsa.

“Dinas PK NTT jangan diam. Lakukan koordinasi dengan pusat dan pihak PLN menuntut tanggung jawabnya. Selain menuntut tanggung jawabnya, kami minta pihak Dinas melapor kejadian ini ke pemerintah pusat untuk mendapatkan kebijakan lanjutan. Termasuk kemungkinan penjadwalan ulang tes akademik bagi 33 sekolah yang terdampak ini,” tegasnya.

Kami minta Dinas Pendidikan, tambah Winston, segera berkomunikasi dengan pusat supaya anak-anak yang gagal ikut tes tidak dirugikan. PLN juga harus membuat langkah kompensasi dan memastikan hal seperti ini tidak terulang.

Baca Juga :  Perbaikan DPT PEMILU 2019 Diperpanjang 60 Hari

Kepada Dinas PK NTT, Winston berharap ke depan setiap sekolah perlu memiliki sumber daya cadangan atau genset untuk mengantisipasi pemadaman mendadak, apalagi saat kegiatan ujian penting.

Baca Juga :  Kini MENGUAT 9000 P3K NTT Menanti Napas FISKAL dari JAKARTA

Pendidikan Jangan Jadi Korban

ADPRD NTT dari Fraksi Demokrat ini juga menegaskan bahwa pendidikan jangan jadi korban. Pendidikan adalah sektor strategis yang tidak boleh terganggu hanya karena masalah teknis kelistrikan.

Baca Juga :  GAMKI, Winston : Adalah PETARUNG Tangguh yang Siap MEMBANGUN

Oleh karena itu pihak PLN mutlak perlu memperbaiki sistem dan kinerja pelayana. Agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dunia pendidikan.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.