GIDLIEF Elliek, SE., M.Ec.Dev. saat diwawancarai di Kantor Dinas Parekraf Provinsi NTT, Kupang, Jumat (14/11). Doc. marthen radja/citra-news.com
AnTiK NTT Fest – Ana NTT Kreatif Festival Series III 2025 – Merajut Kreativitas, Menguatkan Ekonomi Lokal Flores.
Citra News.Com, KUPANG – UDARA dingin Bajawa ibukota Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjelang akhir November selalu punya cara tersendiri memeluk siapa pun yang datang.
Kabut tipis turun perlahan dari punggung Gunung Inerie, menyelimuti Lapangan Kartini lokasi utama pelaksanaan Ana NTT Kreatif Festival (AnTiK Fest) Series III 2025.
Di kota Bajawa yang dikenal dingin, sejuk, tenang, dan kaya tradisi ini, membalut mesra kehangatan kreativitas anak-anak Nusa Tenggara Timur dan terus menyala seperti obor yang tak padam.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadis Parekraf) Provinsi NTT, Noldy Hosea Pellokila, S.Sos., M.M., CRMO melalui Kepala Bidang Kabid Ekkraf pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Godlief Elliek, SE., M.Ec.Dev. mengatakan, pihaknya segera menggelar AnTiK Fest Series III 2025 di Bajawa pada tanggal 21–22 November 2025.
“Festival ini lahir sebagai dukungan nyata terhadap Program Dasa Cita Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, khususnya pada pilar Milenial dan Perempuan Motor Kreativitas Lokal serta gerakan Ayo Beli NTT”, ujar Liefen Elliek di ruang kerjanya, Jumat (14/11).
Ana NTT Kreatif Fest (AnTiK Festival) Series III 2025 ini, tegas dia, diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT. AnTiK Fest hadir bukan sekadar event, tetapi sebuah ruang ekspresi, edukasi, dan kolaborasi lintas komunitas kreatif dari berbagai kabupaten di Flores.












