“Ketika anak muda, perempuan, budaya, dan inovasi bertemu, Flores tak hanya dikenan namun ia tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru bagi NTT. Jangan lewatkan kesempatan yang berharga ini. Waktu terus berjalan (time is fleeting) dan kesempatan yang sama belum tentu berulang. Karena itu gunakan kesempatan yang sedang terbuka di depan mata ini. Dengan spirit Ayo Bangun NTT, mari bersama kita sukseskan ajang bergengai AnTiK Fest Series III 2025″, ucapnya bernada promosi.
Pameran Produk Ekonomi Kreatif
Selain perlombaan juga digelar bazar produk ekonomi kreatif khas NTT. Termasuk Tenun ikat; Kopi Bajawa; Kerajinan bambu & kayu; Kuliner khas
Fashion lokal Kriya & desain kreatif; Bazar UMKM dan Kuliner Lokal.
Bazar UMKN dan Kuliner Lokal tempat terbaik menikmati kehangatan wedang jahe Bajawa sambil melihat produk-produk inovatif anak muda”, tegasnya.
Selanjutnya pentas Budaya dan Musik Pertunjukan tradisi Flores, musik modern, dan kolaborasi komunitas, menjadikan malam Bajawa semakin hangat dan hidup. Aktivitas menarik lainnya dirancang untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang usaha baru.
Kepada awak Portal Berita citra- news.com, mantan Kepala Bidang Rumah Tangga (Karungga) Biro Umum Setda NTT ini menjelaskan, Festival ini digagas oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, berkolaborasi bersama EO (Event Organizing) Beta Bisa Management, perbankan, media, komunitas industri kreatif, hingga perguruan tinggi.
Seperti disampaikan penyelenggara, kutip Liefen, bahwa Melalui Ana NTT Kreatif Festival Series III, kami ingin menunjukkan bahwa anak muda NTT tidak hanya punya semangat, tapi juga punya kualitas. Kita punya cerita, kita punya warna.
“Di antara dinginnya kabut Bajawa, pernyataan itu terasa seperti nyala api kecil yang membakar semangat kreatif Anak Tanah (anak daerah, red) NTT untuk menunjukkan bahwa Bersama Kita Bisa,” pungkas Liefen. +++ marthen/CNC












