ABAIKAN Mutu Dua KONTRAKTOR Dijerat SANKSI

BERINCE S.S Yalla, saat diwawancarai awak media citra-news.com di SoE-TTS, Timor Provisi NTT selaku pihak pemberi kerja kepada kontraktor membangun 5 unit rumah dinas untuk dokter dan petugas medis Puskesmas Oe Ekam. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

Sedikitnya ada 5 (lima) unit bangunan rumah dinas yang dikerjakan asal jadi. Beruntung aroma tak sedap itu tercium public. Dugaan kongkalingkong antara pihak dinas kesehatan dengan kontraktor pelaksana jadi ‘bumbu penyedapnya’.

Citra-News.Com, SO’E – PROYEK pembangunan rumah dokter dan para medis Puskesmas Oe’Ekam Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) telah dikerjakan sejak tahun 2017.  Sayangnya bangunan itu tidak dihuni lantaran hampir semua tembok dinding dan lantai  pecah menganga. Bukankah penyebabnya karena mutu rendah?

Kepala Puskesmas Oe’Ekam, DONATUS Mandut, A.Md.Kep mengakui, dirinya tidak mau menghuni rumah dinas yang kondisinya sudah tidak karuan itu. Meski sudah ditambal sulam dinding temboknya, ungkap Donatus, tapi tidak ada pipa pembuangan air hujan. Akibatnya air dari teras rumah mengalir masuk ke dalam rumah.

“Ketika musim hujan air pasti akan mengalir kedalam rumah. Karena tidak dipasang pipa pembuangannya.  Hal ini sudah saya sampaikan ke tukang yang kerja tambal sulam tembok yang retak menganga ini. Tukang itu beralasan, tunggu tanya bossnya (kontraktor, red). Saya lalu bertanya lagi  apakah dalam gambarnya teras tidak memiliki pipa pembuangan? Sang tukang itu tidak menjawab pertanyaan saya,”ucap Donatus keheranan.

Rumah Dinas Dokter di Puskesmas Oe Ekam Kabupaten TTS, Timor Provisi NTT tengah diperbaiki tukang (kiri) dan petugas Puskesmas di rumah dinas yang siap dihuni. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

Diketahui, setelah berita ini melejit di media online citra-news.com, tanggal 14 Oktober 2019, para pihak mulai ketar-ketir. Pemilik pekerjaan (proyek) dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dikabarkan pontang-panting menghubungi kontraktor pelaksana. Karena persoalan mutu pekerjaan proyek menjadi indikasi kerugian negara. Artinya pintu penjara mulai terbuka bagi pelakornya. Adalah CV Karya Lipang dan CV Ananda Putri Mandiri yang harus bertanggungjawab atas pekerjaan rumah dinas ini.

Ibarat mengail ikan dengan umpanan jitu, pihak pemilik proyek pun turun memantau kebenaran informasinya. Fakta miris yang didapatinya tidak bedanya dengan kabar public yang beredar diluar sana. Bahwa semua unit rumah yang terbangun temboknya sudah pecah-pecah tak beraturan lagi. Dan itu sudah terjadi sejak tahun 2018 lalu.

Kuat dugaan kabar tak sedap itu sudah masuk juga ke kuping para pihak. Hanya saja di Kabupaten TTS tahun 2018 itu tengah berlangsung hajatan politik Pilkada. Sehingga para pihak ini merasa diuntungkan oleh situasi saat itu. Dan memastikan masyarakat (public) tidak ambil pusing lagi dengan permalasahan proyek itu.

Seperti pemeo klasik mengungkapkan, sepandai-pandainya membungkus akhirnya berbau juga. Atau selincah-lincahnya tupai melompat akhirnya terjatuh juga. Ungkapan ini tidak bedanya dengan ‘membungkus’ proyek rumah dinas ini. Tepat di bulan penghujung tahun dua kontraktor itu dijerat hukuman berupa sanksi. Entah kontraktor yang mengerjakan rumah dokter juga rumah para medis menyatakan siap untuk  memperbaikinya.

Selaku pemilik proyek dan selaku pihak pemberi kerja, mantan Sekertaris Dinas Kesehatan, BERINCE S.S. Yalla, kepada awak citra-news.com pada Jumat 15 Novemebr 2019  mengakui bahwa dirinya dirinya sudah turun ke lokasi. Disaksikan oleh mata kepalanya sendiri terjadi kerusakan di 5 (lima) unit bangunan yang ada.

Kondisi Rumah Dinas Dokter pasca perbaikan (kiri) dan lima unit rumah sebe;umnya retak menganga di Puskesmas Oe Ekam Kabupaten TTS, Timor Provisi NTT. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

“Saya cek kebenarannya dan ternyata memang betul bahwa semua bangunannya pada retak tak beraturan. Saat itu saya langsung menghubungi kontraktor CV. Karya Lipang untuk memperbaikinya. Iya CV Karya Lipang sudah siap mengerjakan itu,”kata Berince.

Melalui pesan WhatsApp Berince menjelaskan, pada hari ini Jumat 15 Novemver 2019  CV.Karya Lipang sudah selesai perbaikan rumah dokter yang ditempati Kapus (Kepala Puskesmas) Oe’ekam yang awalnya retak semua temboknya. Saat ini sudah selesai diperbaiki.

Menyangkut 4 buah mess yang bangun untuk petugas medis, tambah Berince, juga retak tak beraturan. Dalam minggu depan ini segera  diperbaiki. Karena istri dari kontraktor CV.Putri Ananda Mandiri baru sembuh dari sakit. Sehingga pihak kontraktor ini sedikit menunda waktu dan dipastikan akan dikerjakan minggu depan ini. +++ jofan/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *