Wawali Kota HERMAN Ingatkan Taati PROKES, Kapolres SATRYA Sodorkan MASKER

Wakil Wali Kota Kupang, dr.HERMANUS Man membagi masker untuk pedagang di Pasar Kasih Naikoten Kupang, Provinsi NTT. Doc citra-news.com/humaskotakpg.

Ketidakpatuhan warga masyarakat terhadap aturan mengenai protokol kesehatan (Prokes) harus ditindak oleh aparat. Ini penting dilakukan untuk meminimalisir perluasan penyebaran Covid19

Citra-News.Com, KUPANG – WAKIL WALI (Wawali) Kota Kupang, dr. HERMANUS Man berharap aparat harus bertindak tegas terhadap warga masyarakat yang tidak mentati aturan protokol kesehatan (Prokes).

Hal itu dikemukakan Wawali Kota Hermanus saat dirinya bersama gugus tugas melakukan pemantauan penerapan PPKM Level IV di Pasar Kasih Naikoten Kupang, Kamis 19 Agustus 2021.

Giat pemantauan penerapan PPKM Level IV tersebut Wawali Kota Kupang, Hermanus didampingi Kapolres Kupang Kota, AKPB Satrya Perdana P. Tarung Binti, S.IK. Kedua petinggi Kota Kupang ini turun berjibaku menyambut fakta sejauhmana penerapan aturan Prokes di kalangan pedagang di pasar Naikoten Kupang.

Turut serta bersama Wawalikota dan Kapolres Kupang Kota pada kegiatan tetsebut, yakni Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Djidja Kadiwanu, S.E., Kasat Pol PP Kota Kupang, Achrudin R. Abubakar, S.Sos., M.Si., Lurah Naikoten 1 Budi Imanuel Izaac, S.H., Direktur Keuangan PD Pasar, Kretisana Jagi, S.E., M.Si. dan Direktur Pemasaran, Maxi Nomleni, S.H., MH.

Pemantauan Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man atau biasa disapa Herman bersama timnya ini, dilakukan di area Pasar Kasih Naikoten dimulai pada pukul 06.00 Wita. Ditengarai saat tepat dimana mobilitas dan interaksi pasar mulai tinggi.

Kapolres Kupang Kota, AKPB Satrya Perdana P. Tarung Binti, S.IK. bagi masker untuk pedagang di Pasar Kasih Naikiten Kupang. Doc. citra-news.com/humaskotakpg

Tujuannya untuk melihat secara langsung interaksi warga dalam situasi PPKM level IV terutama pada penegakan protokol kesehatan.

Kepada para pedagang dan pengunjung yang ditemukan masih belum taat Prokes terutama penggunaan masker, Wawali Herman mengimbau dengan memakaikan masker agar taat pada protokol kesehatan.

“Ketidaktaatan pada protokol kesehatan (Prokes) memberi peluang besar bagi penyebaran Covid19. Karena itu bagi warga yang tidak taat Prokes perlu ditindak tegas oleh aparat,”pinta Hrrmanus.

Terkait banyaknya temuan pedagang dan pengunjung di Pasar Kasih Naikoten yang tidak taat akan penerapan protokol kesehatan, Wawali mengimbau kepada pengelola pasar agar peningkatan penjagaan di pintu masuk dan pintu keluar pasar diharapkan benar-benar diperketat. Ssehingga semua masyarakat yang berinteraksi dalam pasar dipastikan mematuhi prokes.

Dihadapan manajemen PD Pasar, Dinas Perundustrian dan Perdagangan Kota Kupang beserta jajaran TNI-Polri, Wawali minta untuk menindak tegas semua warga yang melakukan interaksi tanpa mengindahkan prokes.

Pasar Kasih Naikiten Kupang, kata Wawali Hermanus, merupakan pasar induk terbesar yang ada dalam pusat Kota Kupang. Sudah tentu tingkat mobilitas dan interaksi perdagangan cukup tinggi. Karena melibatkan begitu banyak warga dari luar wilayah Kota Kupang. Untuk itu harus diberikan perhatian serius.

Wawali juga mengimbau agar menggunakan sistem transaksi non tunai di pasar sehingga mengurangi kontak fisik dan meminimalisir penyebaran penyakit, terutama di masa pandemi ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa penanganan, kolaborasi dan kordinasi telah dilakukan sejak hari pertama penerapan PPKM Level 4 di Kota Kupang pada tanggal 26 Juli 2021.

Saat itu para pihak telah berkomitmen untuk maju bersama melakukan pengawasan terpadu. Kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang bersama pihak Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan PD Pasar serta LPM Kelurahan, menjadi kunci utama dalam upaya meminimalisir angka penyebaran Covid19 di Kota Kupang.

Temuan hari ini terkait banyaknya warga yang tidak taat akan prokes, menurut Kadiwanu, tidak membuat semua pihak terkait berhenti berupaya. Namun metode penanganan akan terus ditingkatkan, termasuk pada edukasi dan sosialisasi, serta pemberian sanksi.

Dikataknnya, berbagai cara sudah diakukan agar penerapan prokes dalam kawasan pasar dijalankan dengan benar dan sungguh oleh semua warga yang melakukan interaksi dalam areal pasar.

Sementara Direktur Pemasaran PD Pasar Kota Kupang, Nomleni menambahkan, sebagai pengelola pasar siap mendukung upaya Pemerintah untuk membangun kolaborasi dengan berbagai elemen.

“Kita meningkatkan daya dan upaya untuk penegakan protokol kesehatan yang ketat demi penanganan Covid19 di Kota Kupang,”kata Nomleni. +++ citra-news.com/humaskotakpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *