Bahkan pihaknya kini menggalakkan tanaman kelor sebagai bagian dari hortikultura yang selama ini dikerjakan satu dari tiga kelompok UMKM hortikultura pelaku ekonomi kreatif.
Hasilnya, ialah ada steak kelor di Desa Compang Ndejing. Pihaknya menyambut baik seruan pemerintah provinsi untuk memasifkan tanaman kelor sebagai tanaman bergizi untuk mengatasi stunting dan penyakit lain di desanya.
“Tapi sayang meski banyak potensi di desa kami namun kondisi jalan masuk ke Desa Compang Ndejing dalam kondisi rusak berat. Memang menurut informasi dari Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, bahwa jalan 3 km yang rusak berat itu akan segera dibereskan awal tahun 2023,” ujarnya berharap.
Menurutnya, akibat jalan buruk itu akses ke destinasi wisata Ligota Beach agak terhambat, meski ada kecenderungan wisatawan lokal mulai berdatangan ke lokasi Ligota Beach.
Tawaran pemandangan alam sepanjang jalan seperti sawah terasering dan lekukan sungai yang mengalir sebelum sampai ke lokasi destinasi wisata.
Dia berpesan, agar Bank NTT terus mendekatkan diri dengan para calon nasabahnya di Desa Compang Ndejing karena potensi ekonomi di desanya cukup kuat. +++ citra-news.com/detakpasifik.com












