MUI dan masyarakat NTT umumnya, tegas dia, harus menempatkan Bank NTT sebagai bagian utama dalam pembangunan ekonomi umat di daerah, terutama partisipasi umat Islam.
Kali ini Bank NTT menyerahkan sesuatu melalui MUI. Bahwa MUI adalah simbolnya umat Islam. Dengan demikian tugas kita adalah mengajak untuk kita saling bergandengan tangan dalam rangka mengimplementasikan program-program Bank NTT.
Umat muslim diharapkan agar menyimpan dananya di Bank NTT. Juga harus bisa memanfatkan peluang kredit yang dirawarkan oleh Bank NTT. Bahwa sejumlah dana yang disimpan itu nantinya juga dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat NTT.
“Bank NTT pro rakyat. Core bisnisnya adalah untuk kesejahteraan rakyat. MUI sebagai simbol dari umat Islam maka tanggung jawab kita adalah bagaimana Bank NTT bisa sampai ke hati umat Islam sekalian”, tuturnya.
Hadir pada kasempatan itu Direktur IT dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu didampingi Kepala Divisi Corsec, Endri Wardono bersama staf. Sementara pimpinan MUI yakni Muhamad Wingso, Jamaludin Ahmad, Yahidin Umar, Anwar Mulatif, Gulam Mansur, dan Achmad Amirudin.
Bersamaan dengan tahun politik, pesan mantan Kadis Nakertrans Provinsi NTT ini, bahwa kepada para Caleg terutama yang muda jangan takut kalah.
“Kepada para Caleg warga Muslim harus memulainya. Sehingga ada sejarah bahwa kita pernah berbuat sesuatu. Yakni maju sebagai Caleg dari Parpol manapun”, tandasnya.
Manfaatkan Kredit Merdeka Bank NTT
Sementara Direktur IT dan Operasional Bank NTT, Hilrius Minggu mengatakan Bank NTT adalah bank daerah milik masyarakat Nusa Tenggara Timur. Kami mohon dukungan Majelis Ulama Indobesia (MUI) untuk memanfaatkan program Kredit Merdeka Bank NTT.












