Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

ANEH, Pemprov NTT TIDAK Beri MODAL Tapi Tuntut PAD dari PT Flobamor

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Maka menurut Undang Undang Perseroan bahwa Komisaris Utama (Komut) dapat mengambilalih tugas-tugas teknis dan operasional pada PT Flobamor.

Sam mengaku pemasalahan ini juga sudah dikomunikasikan dengan Penjabat Gubernur NTT melalui Biro Ekonomi dan Kerjasama Setda NTT.

Langkah yang kami (Sam Haning, red) sudah tempuh yaitu dengan memperpanjang masa kerja para Direksi ini selama 6 (enam) bulan ke depan. Tujuan kami agar PT Flobamora yang merupakan BUMD milik Pemprov NTT ini bisa tetap berjalan normal.

Tapi kami juga sambil melakukan penjaringan dan penyaringan para calon direksi. Untuk mengisi kekosongan direksi di PT Flobamor ini.

Baca Juga :  MERESMIKAN Kancab BANK NTT di Ngada, Ini PESAN Pj. Gubernur NTT

Dalam pertemuan terbatas antara Biro Ekonomi (Biro Kerjasama) yang adalah pembina langsung PT Flobamor. Kami sudah sepakati bersama untuk melakukan penjaringan dan penyaringan dewan direksi.

Bahwa dewan Direksi ini harus benar-benar orang yang mau bekerja dan mau berkorban untuk memulihkan kondisi PT Flobamor yang sedang sakit ‘kanker’ itu.

Sementara Nol Rupiah penyertaan modal dari pemerintah. Dari segi pendapatan PT Flobamor hanya berkisar sekitar dua miliar. Sedangkan jumlah pengeluarannya bisa mencapai enam miliar lebih.

Baca Juga :  ADPRD Sentil PSP Umumkan CALON Kembar DIRUT Bank NTT Ada TITIPAN Politisi SILUMAN

“Dengan tanpa penyertaan modal lalu Pemprov NTT menuntut PT Flobamor harus setor ke kas Pemprov sebagai tambahan sumber PAD. Kan itu aneh, tidak kasih tapi mau minta tambah. Sedangkan kepada PT KI Bolok dan PT Jamkrida dialokasikan sejumlah dana. Ada apa di balik itu?”, ucap Sam bernada gerah.

Menurut Sam Haning, PT Flobamor yang dipercayakan kepadanya untuk melanjutkan kepengurusan masa sebelumnya di tahun 2019. Dimana kondisi PT Flobamor saat itu sudah sakit sakitan.

Sehingga kami sebagai kepengurusan di PT Flobamor yang baru tahun 2019 itu kami harus menanggung semua permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga :  SEKDA Warandoy Minta PT FLOBAMOR Mengelola TNK Lebih PROFESIONAL

Salah satunya, sebut Sam, hutang di bank NTT yang adalah perbuatan di masa lampau. Berakibat kamilah yang menanggung semua itu. Kami harus berani terima tanggung jawab ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap BUMD milik rakyat NTT ini.

“Pernahkan pemerintah dan DPRD NTT melihat kondisi PT Flobamora yang sedang mengalami sakit-sakitan ini. Sakit kankernya itu bukan lagi stadium 4 tetapi kanker stadium 10”, ucapnya berulang.

Modal OCONG Mundur Saja

Sumber: Doktor Samuel Haning
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Penyertaan Modal, BUMD Milik Pemprov NTT. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Penyertaan Modal, BUMD Milik Pemprov NTT.