Lebih lanjut Wagub JNS mengatakan bahwa ungkapan dari Idhan Khalid yang mengutip ajaran dari Isa Almasih yaitu cintailah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan segenap akal budimu. Dan cintailah sesamamu manusia seprti dirimu sendiri. Ini sangat memberikan nilai spiritual dalam merawat toleransi di Indonesia.
Untuk itulah, tegas Wagub Josef, tidak boleh ada orang yang saling meremehkan atau manjatuhkan, hanya karena perbedaan keyakinan. Karena sebenarnya kita semua adalah sesama saudara.
“Jika di Indonesia ditemukan ada orang yang tidak saling menghargai hanya karena perbedaan agama, maka sebenarnya orang itu tempatnya bukanlah di Indonesia. Karena di Indonesia budaya kearifan lokal adalah saling menghargai dan menjunjung tinggi toleransi,” kata mantan anggota DPR RI ini.
Memelihara kerukunan adalah hal terpenting yang harus dilakukan, bukan saja tugas pemerintah untuk menjaganya, tetapi menjadi kewajiban individual setiap elemen masyarakat.
Peran dan dukungan para tokoh lintas agama sangatlah penting dalam menjaga kerukunan, mengingat penduduk Indonesia masyarakatnya beragam agama.
Kerukunan masyarakat dapat dikembangkan dengan berbagai cara, antara lain memberikan edukasi masyarakat tentang pentingnya toleransi, pemahaman multikultural, serta revitalisasi kearifan lokal.
Untuk itu saya (Wagub Josef,red) berharap agar setiap pemeluk agama dapat menjalankan ajaran agamanya dengan sebaik-baiknya. Sehingga akan tumbuh rasa persaudaraan diantara sesama dan tidak mempertentangkan perbedaan karena pada dasarnya agama adalah mengajarkan tentang kebaikan dan perdamaian.
Kerukunan Percepat Proses Pembangunan
Menurut JNS, kerukunan memiliki relevansi positif yang kuat terhadap pembangunan, semakin rukun suatu masyarakat semakin cepat pembangunan dapat dilakukan. Oleh karenanya, memelihara kerukunan menjadi kebutuhan utama bersama.












