Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang diwakili oleh Asisten III Setda NTT, Samuel Halundaka dan Staf Khusus Gubernur, Prof Daniel Kameo, didaulat menyerahkan dana CSR kepada dua tokoh agama. Dan diterima langsung oleh Ketua Majelis Jemaat Sawah Lama Kalabahi dan Romo Simon Tamelab, PR selaku Pastor Paroki Sta. Maria Bunda Allah Bukit Zaitun Mainang.
Hadir diatas panggung dalam momentum itu, Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, mendampingi penyerahan CSR.
Dalam sambutannya mewakili tokoh agama, Romo Simon menyatakan atas nama umat kedua rumah ibadah, mereka berterimakasih atas perhatian dan kasih sayang dari Gubernur Viktor kepada mereka.
Bupati Alor, Amon Djobo dalam sekapur sirihnya mengapresiasi langkah peduli yang diambil oleh Gubernur NTT sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTT serta pengurus Bank NTT yang menyatakan kepeduliannya terjadap sarana peribadatan di Alor.
Tidak hanya itu, Bupati Amon juga berterimakasih atas perhatian Bank NTT menyalurkan kredit kepada para pelaku UMKM, melalui skim kredit Mikro Merdeka.
“Syukur hari ini pak gubernur kunjungan kerja di Alor selama dua hari. Ini tidak biasa, kami senang. Sementara kepada UMKM penerima kredit, Bank NTT memang kasi kita bunga nol persen tapi bukan ambil habis pi (pergi, red) bayar utang, minum mabuk, main judi,” tegas Amon.
Bahkan Bupati Amon Jobo mengingatkan agar bantuan ini jangan dianggap sebagai berkat yang turun langsung dari langit sehingga dihabiskan tanpa pikir untuk dikembalikan.
“Bantuan ini adalah niat baik dari gubernur melalui Bank NTT untuk membantu UMKM milik warga. Terimakasih kepada pak Gubernur juga kepada pak Direktur utama Bank NTT, “ungkapnya.
Sementara kepada kedua lembaga agama yang menerima CSR, agar dimanfaatkan semestinya seperti tujuan awalnya, yakni untuk pembangunan gedung peribadatan.













