2018 Jumlah Peserta UN Mengalami Peningkatan

Kupang, citra-news.com  – BERBEDA dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2018 mengalami peningkatan. Baik jumlah sekolah maupun jumlah siswa mengalami peningkatan secara drastis. Peningkatan jumlah  peserta UN ini ditengarai adanya peralihan kewenangan penanganan pendikan. Dimana untuk tingkat SD dan SMP/MTs (Madrasah Tsanawiyah)  dan sederajat  menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota dan tingkat SMA dan SMK/MA (Madrasah Aliyah) dan sederajat menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Kepada citra news  di Kupang Rabu (4 April 2018) Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur , Drs. Aloysius Min mengatakan, pelaksanaan UN di Provinsi NTT untuk SMK sudah dilakukan sejak tanggal 2 hingga 5 April 2018. Sementara UN SMA/MA dan sederajat dilaksanakan pada tanggal 9-12 April 2018.

“Perlu saya sampaikan kegiatan UN SMK dan SMA terbagai dalam dua kategori, yaitu UN Kertas Pensil (UNKP) dan UN Berbasis Komputer (UNBK). Untuk  UN SMK sedang dilaksanakan sudah sampai hari ketiga. Sampai hari ini (Rabu, 4 April 2018) pelaksanaan UN berjalan dengan tertib, aman dan lancar,”kata Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi NTT itu.

Khususnya UN SMK, lanjut dia,  dilaksanakan pada tanggal 2-5 April 2018. Sementara UN SMA akan dilaksanakan pada tanggal 9-12 April 2018.  UNKP pada hari pertama berjalan lancar, tertib, aman. Walaupun ada beberapa naskah di ruangan beberapa sekolah itu kurang. Akan tetapi sesuai pos (procedural operasional standar) bahan/naskah UN itu bisa difotocopy dan masukan dalam berita acara.

“Iya persoalan itu hanya sekitar 4-5 sekolah saja di NTT yang mengalami kekurangan naskah. Dan itu sudah tertangani sehingga berjalan lancar. Terkait UNBK, pada hari pertama dan kedua berjalan lancar namun ada beberapa SMK di NTT yang mengalami kendala. nanti saya akan jelskan tersendiri,”tandasnya.   (Baca juga: Masalah Kelistrikan Warnai Pelaksanaan UNBK SMK di NTT)

Dari data yang ada peserta pada tahun 2018, pada jenjang SMK jumlah sekolah UNBK sebanyak 138 sekolah dan jumlah siswa sebanyak 14.814 orang. UNKP jumlah sekolah sebanyak 126 sekolah dan jumlah siswa sebanyak 6.691 orang.  Pada jenjang SMA/MA jumlah sekolah UNBK sebanyak 194 sekolah dan jumlah siswa 30.403 orang. Sementara UNKP dengan jumlah sekolah sebanyak 377 sekolah dan jumlah siswa sebanyak 30.057 orang.

Sehingga total jumlah UNBK dan UNKP pada jejang SMK dengan jumlah sekolah sebanyak 264 dan jumlah siswa sebanyak 21.505 orang. Sedangkan untuk jenjang SMA/MA jumlah sekolah sebanyak 571 dan jumlah siswa sebanyak 60.460 orang.

Jika dibandingkan dengan tahun 2017, lanjut dia, total UNBK untuk jenjang SMK  dengan total jumlah sekolah sebanyak 55 sekolah. Tapi tahun 2018 meningkat menjadi 138 sekolah. Khusus SMA tahun 2017 sebanyak 50 sekolah mengalami peningkatan sebanyak 194 sekolah pada tahun 2018. +++ cnc1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *