Jenazah Maria Bhade Jadi Tanggung Jawab BP3TKI

Sinergisitas penanganan masalah ketenagkerjaan Indonesia telah dibuktikan pihak BP3TKI. Fakta menunjukkan kalau pihak BP3TKI telah membuktikan tanggung jawabnya dengan membiayai salah satu TKI NTT asal Kabupaten Sikka yang meninggal di Malaysia bernama MARIA BHADE. Oleh BP3TKI Kupang telah mengembalikan jenazah Maria Bhade ke tanah asal kelahirannya via Bandara Frans Seda Maumere dan selanjutnya dihantar ke Desa Detubinga Kecamatan Tanawawo.

 

Maumere, citra-news.com – MARIA BHADE (27) tenaga kerja NTT asal Kabupaten Sikka atau persisnya asal Dusun Seruwulu Desa Detubinga Kecamatan Tanawawo, tiba di Bandara El Tari Kupang pada tanggal 8 Mei 2018.

Informasi yang dihimpun citra-news.com Biro Maumere menyebutkan, jenazah Maria Bhade, sebelum diberangkatkan ke Maumere jenazah disemayamkan di RSUD W.Z. Johanes Kupang selama tiga malam terhitung sejak tanggal 8-10 Mei 2018.

Jenazah Maria Bhade diberangkatkan ke Maumere via Bandara Frans Seda menggunakan pesawat NAM AIR pada Jumat, 11 Mei 2018. Semua biaya selama di RSUD Kupang, cargo pesawat ke Maumere dan ambulance ke desa asal serta bantuan tanggap darurat serta petugas keamanan, menjadi tanggungan BP3TKI Kupang.

Pemulasaran jenazah hingga dua malam di RSUD W.Z Johanes Kupang lantaran terkendala oleh jadwal penerbangan yang bisa mengangkut jenazah hanyalah maspakai NAM Air. Ketika tiba di Bandara Frans Seda Maumere, Jenazah Maria Bhade diterima unsur Muspida Kabupaten Sikka, diantaranya Polres Sikka, BP3TKI Maumere dan Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sikka Germanus Goleng, S.Sos.

Setelah beberapa saat di Bandara Frans Seda, jenazah Maria Bhade kemudian diangkut menggunakan ambulance dan dibawa ke Nuaria Desa Detubinga dan diterima dengan isak tangis keluarga. Dibawah tenda duka pihak BP3TKI menyerahkan jenazah ke keluarga sekaligus memberikan santuan (uang duka).

Jenazah dikebumikan pada Sabtu, 12 Mei 2018 melalui upacara pemakaman dengan tatacara Katholik. Sebelum turun ke liang lahat, Kepala Desa Detubinga, Donatus Djago dalam sambutannya menyatakan, bahwa kematiannya ini merupakan takdir  dan kehendak Tuhan. Karenanya keluarga memohon doa dari kita semua kiranya arwah saudari kita ini diterima dan berkenan di hadapan Tuhan. +++ amof/cnc

 

Gambar : Maskapai penerbangan NAM AIR di Bandara Frans Seda Maumere (doc. armando/CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *