Di Provinsi NTT Hanya Kabupaten SIKKA Meraih PIAGAM WTP

Salah mengelola uang rakyat melalui pos anggaran pendapatan dan  belanja negara serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBN-APBD) maka Rompi Kuning akan menanti. KPK sudah tentu tidak akan mentolerir siapapun dia yang melakukan korupsi uang rakyat.

Maumere, citra-news.com – PENYELENGGARAAN pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good government and clean governance) salah satu indikatornya adalah dalam mengelola uang rakyat melalui pos APBN dan APBD. Dan pihak yang berwenang memantau, mengawasi, dan mengevaluasi penggunaan uang rakyat ini adalah BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Sementara yang berkuasa untuk mengeksekusi penyalahgunaan keuangan rakyat yang dikelola oleh negara adalah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Sehingga siapapun dia yang melakukan korupsi uang rakyat ini maka KPK akan menciduknya dan menjebloskannya kedalam penjara.

Terkait dengen penggunaan anggaran negara ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Mirsatya menyatakan, dari 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT hanya Kabupaten Sikka yang mendapatkan prestasi penghargaan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)

“Penghargaan berupa Piagam yang diberikan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani ini atas prestasi yang dicapai Pemerintah Kabupaten Sikka untuk laporan keuangan tahun 2017. Karena dari hasil audit terhadap pengelolaan keuangan berupa dana APBN dan APBD oleh BPK menyatakan Kabupaten Sikka TERBAIK. Dan Kabupaten Sikka satu-satunya dari 22 kabupaten di Provinsi NTT sehingga layak mendapat penghargaan opini WTP ini,”jelas Agus.

Piagam penghargaan opini WTP tersebut diserahkan secara langsung oleh Agus Mirsatya dan diterima Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, di ruang kerja Bupati Sikka, Rabu 24 Oktober 2018.  Yang disaksikan Ketua DPRD Kabupaten Sikka,  Gregorius Nago Bapa SE, dan Sekda Valen Sili Tupen, Kapala Badan Keuangan, dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka.

Kepada awak media Bupati yang akrab dipanggil ROBY Idong menyampaikan terima kasih kepada pemerintah terdahulu beserta jajarannya yang terlibat dalam penyusunan keuangan dengan hasil yang terbaik. Sehingga Kabupaten Sikka mendapat opini WTP selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2016 dan tahun 2017.

“Kami berharap agar ini menjadi sebuah tradisi yang baik yang harus dipertahankan di Kabupaten Sikka. Dan ke depannya agar lebih ditingkatkan lagi,”ungkap Roby.

Hal senada juga disampaikan Nago Bapa. Menurutnya, ke depan DPRD Sikka tetap konsisten mendukung pemerintah dalam pengelolaan keuangan daerah untuk tetap mempertahankan opini WTP ini. +++ amor/cnc

Reporter : Armando WS/CNC

Editor : marthen radja

Gambar : Agus Mirsatya (ketiga dari kiri) dan Bupati Roby Idong didampingi Gregorius Nago Bapa (kanan) ketika penyerahan Piagam Pengharagaan WTP dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, di Kantor Bupati Sikka, Rabu 24 Oktober 2018.

Foto : Doc. CNC/Armando WS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *