Tony Kaunang : MUNASLUB Partai BERKARYA Gentingkah?

ANTONIUS KAUNANG, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Nusa Tenggara Timur. Doc. marthen radja/citra-news.com

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai BERKARYA (Ketum DPP PB), Hutomo Mandala Putra alias TOMMY Soeharto menyatakan, TIDAK BENAR ada perintah dari Ketum  untuk dilaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Berkarya.

Citra-News.Com, JAKARTA : RENCANA  segelintir orang yang mengatasnamakan pengurus partai Berkarya di tingkat pusat untuk melaksanakan Munaslub hanyalah sensasi belaka. Demikian pandangan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai BERKARYA Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPW PB NTT), Antonius (TONY) Kaunang.

Menurut Tony, niat busuk dan manuver politik murahan dari segelintir pengurus DPP PB untuk segera dilaksanakan Munaslub Partai Berkarya sangat tidak mendasar. Sebab tidak ada sesuatu yang mendesak.

“Situasi di Partai Berkarya masih sangat kondusif dan aman-aman saja. Baik di tingkat pusat hingga daerah. Gentingkah hingga harus ada Munaslub. Apalagi oknum-oknum di DPP yang mengatasnamakan Partai bermanuver untuk menggantikkan Ketum DPP PB,”demikian Tony seperti dikutip citra-news.com, Selasa 07 Juli 2020.

Dikatakannya, saat ini para Ketua DPW PB se-Indonesia sedang berada di Jakarta lantaran ada undangan secara tertulis dari DPP PB.  Dan kehadiran para Ketua DPW PB ini guna mengikuti Pleno Diperluas. Karena ada beberapa agenda partai yang perlu didiskusikan lebih jauh.

Ketua Umum DPP Partai BERKARYA, TOMMY Soeharto (kiri) Sekretaris DPP PB, PRIYO Budi Santoso dan Ketua DPW PB NTT, TOPNY Kaunang  (kanan). Doc. DPW PB NTT/marthen radja-citra-news.com

“Perlu kami luruskan  bahwa tidak benar ada perintah Ketum DP PB, Tommy Soeharto. Bahwa seluruh Ketua DPW PB se-Indoensia ke Jakarta untuk mengikuti acara Munaslub pada tanggal 10-12 Juli 2020. Jadi kabar nan simpang siur tersebut adalah tidak benar dan sangat tidak mendasar,”tulis Tony.

Oleh karena itu, sambung Tony, sebagai kilas balik menanggapi kabar yang tersiar di salah satu media online terbitan Jakarta tanggal 01 Juli 2020, maka selaku salah satu Ketua DPW PB menyatakan tidak benar kami ada di Jakarta untuk mengikuti Munaslub PB.

Lebih dari itu seluruh DPW PB se-Indonesia sudah sepakat dan menyatakan MENOLAK agenda Munaslub Partai Berkarya yang diselenggarakan oleh oknum-oknum DPP yang mengatasnamakan Partai Berkarya.

Pelaksanaan Munaslub harus ada desakan secara tertulis dari DPW dan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) se-Indonesia. Apakah sitruasi di Partai Berkarya saat ini sedang gentingkah? Ataukah ada desakan yang berarti hingga harus dilakukan Munaslub?

Anton menambahkan, semua DPW dan DPD-DPD yang memiliki Surat Keputusan (SK) yang sah, tidak pernah mengusukan ke DPP untuk dilaksanakan Munaslub. Oleh karena Ketum Tommy Soeharto masih sangat layak memimpin Partai Berkarya. +++marthen/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *