Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

POLISI Target Utama Teroris di Indonesia

CitraNews

Masalah utama bagi para jihadis pro ISIS di Indonesia, kata Greg, adalah tidak memiliki kemampuan. Mereka butuh sedikit orang yang bisa berbagi keahlian untuk dapat meningkatkan ancaman teroris.

“Dita menjadi contoh ini dan polisi tak memiliki informasi banyak soal dirinya. Tapi jika Dita mendapatkan pengetahuannya secara online, ini pun akan menjadi hal yang baru,” imbuhnya.

Saat ditanya soal radikal dan toleransi di Indonesia, Greg berpendapat bahwa meningkatnya radikal Islam sedikit berlebihan.

Baca Juga :  Muhadjir: KORBAN Bencana Seroja BERHAK Terima DANA Stimulan

“Bisa dikatakan berlebihan jika dikatakan adalah sebuah grup yang ingin penegakkan syariah atau mengubah Indonesia jadi negara Islam. Karena politik Islam di Indonesia tidaklah efektif, meski media melaporkannya seolah sudah terjadi,” ucapnya.

Baca Juga :  TIDAK Sekadar COR BETON, Jalan GOR Diuji Soal TRANSPARANSI

Menurutnya bibit radikal sebenarnya bisa dihentikan jika ada saluran politik yang sehat. Semakin banyak kita melibatkan orang-orang dengan berbagai pandangan ke dalam sistem politik untuk menyampaikan suara serta memberikan kesempatan maka semakin kecil kemungkinan mereka untuk melakukan aksi radikal. Untuk kondisi di Indonesia sekarang lebih memungkinkan untuk membuat semua kalangan terlibat politik yang sehat.

Baca Juga :  Meski 22 Anggota MANGKIR Sidang, DPRD NTT Bulat SETUJU Bank NTT SAH Jadi PERSERODA

“Tapi ada sebagian kecil yang juga menolak apa yang disebut demokrasi dan ingin menggantinya dengan sistem lain. Seberapapun pluralisnya sebuah negara, tetap akan selalu ada sejumlah kecil yang menolak pandangan ini,”tambah Greg.