2019 Indonesia GANTI Presiden?

Ribuan massa pendukung PRABOWO – SANDI menggenangi halaman kantor KPU RI. Jutaan kata meneriakan yel-yel yang mengelora jiwa. Dentuman genderang konvoi marching band dan karaoke massal  ‘2019 Ganti Presiden’ pun menggelegar Jakarta.

Jakarta, citra-news.com – HARI itu Jumat 10 Agustus 2018 dua pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Ir. Joko Widodo dan Ma’ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, resmi mendaftarkan diri sebagai konstestasi Pemilu Presiden 2019  di Kantor  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia di Jakarta.

Suasana hingar bingar massa pendukung dari masing-masing Capres/Cawapres nyaris sulit dibendung.  “Sejauh ini aman dan berjalan lancar. Tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Letkol Infanteri Kristomei Sianturi, seperti yang dilansir Tirto, Jumat 10 Agustus 2018.

Menurut Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya itu, situasi keamanan di area kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat kondusif. Untuk mengamankan wilayah KPU, kata Kristomei. Kodam Jaya menurunkan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) gabungan Batalion Artileri Medan dan Batalion Infanteri Mekanis dengan total 200 orang.

Pihak Kodam Jaya juga mengerahkan 700 personel pengamanan tertutup, gabungan dari Brigif Mekanis 1/PIK, Menarhanud 1/Faletehan, Kodim 0501/JP, Deninteldam Jaya, serta Pomdam Jaya. Mereka tersebar di sepanjang jalan Imam Bonjol hingga Cikini Raya untuk mengantisipasi hal buruk.

Dalam pengamanan, lanjut Kristomei, pihaknya melakukan skema tertutup dan terbuka. Skema tertutup ialah para anggota tidak mengenakan seragam TNI. Sedangkan pengamanan terbuka, para personel mengenakan seragam.

“Pasangan Jokowi-Ma’ruf telah resmi mendaftar sebagai kandidat di Pemilu Presiden 2019. Berkas pendaftaran mereka dinyatakan lengkap oleh KPU. Selain itu, Prabowo-Sandiaga juga mendaftarkan diri hari ini,”jelas Kristomei.

Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pasangan Capres-Cawapres berdasarkan Peraturan KPU No. 22 tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

“Sejauh ini aman dan berjalan lancar. Tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”kata Kristomei.

Uniknya Massa PRABOWO – SANDI meneriakkan yel-yel  “2019 Ganti Presiden” dan berpadu lagu “Halo- Halo Bandung “ membakar semangat massa pendukung berarak mengawal Prabowo – Sandi hingga ke Kantor KPU di bilangan Cikini Raya.

“Marilah rebut kembali,” teriak orator bersama massa di depan Gedung KPU, Jakarta, “Buktikan 2019 April nanti kita ganti presiden,” teriak orator tersebut. “2019?” tanya orator”Ganti Presiden!” teriak massa.

Sebelumnya, salah satu orator sempat menyinggung masalah kesengsaraan kehidupan di Indonesia. Orator juga menyinggung masalah aset negara yang diklaim dijual. Mereka juga menyinggung banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia. Sang orator sempat mengajak publik untuk melawan.

Dalam orasi di mobil, orator mengklaim massa berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan.

“Ini bentuk dukungan kami kepada beliau. Kami ingin total mendukung. Sudah saatnya ganti presiden!” ujar Syaifullah Yusup (45), simpatisan Gerindra yang datang dari Cinere, Jakarta Selatan.

Sementara bagi Ruhiyyah (35), simpatisan lain dari Slipi, menyebut dirinya begitu optimis Prabowo menang Pilpres 2019.

Selain faktor dukungan publik yang begitu besar kepada mantan Danjen Kopassus ini, juga karena ada sosok Sandiaga Uno yang menurut Ruhiyyah, adalah pasangan tepat Prabowo.”Kita bisa lihat bagaimana Sandi mengurus Jakarta. Ini jadi modal bagus untuk Indonesia,” katanya yakin. +++ cnc/tirto.id

Gambar: Foto bersama Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno  saat mendaftar ke KPU di Jakarta, Jumat 10 Agustus 2018.  Doc. CNC/ tirto.id – Andre Gromico

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *