Dukung Program Bupati RAY, Gubernur VIKTOR Tanam Jagung

Padat Karya Pangan (PKP) dan Desa Mandiri Cinta Petani (SARI TANI) adalah gebrakan program hasil inovasi Bupati RAY Fernandes, mendapat apresiasi dari Gubernur VIKTOR Bungtilu Laiskodat. Wujud apresiasi dan dukungan dari Gubernur NTT saat ini adalah menanam jagung di lahan petani.

Kefamenanu, citra-news.com – SETELAH dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada Rabu 5 September 2018, Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), VIKTOR Bungtilu Laiskodat dan JOSEF A. Nae Soi, langsung turun ke tengah masyarakat.

Lain dari yang lazimnya, dua pejabat negara ini sebelum duduk di kursi Gubernur dan kursi Wakil Gubernur, pada hari yang sama Sabtu 8 September 2018 Gubernur Viktor turun menyapa masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Wagub Josef ke Maumere Kabupaten Sikka.

Kegiatan utama Gubernur VIKTOR dalam kunjungan kerja pertama di Kabupaten TTU adalah melakukan penanaman secara simbolis bibit jagung di Desa Nifuboko dan Desa Bijeli Kecamatan Noemuti.  Sebelum ke lokasi Gubernur Viktor ‘dihadang’ dengan sapaan adat Natoni oleh tokoh masyarakat dan pengalungan selendang kain tenun Insana TTU oleh Kepala Desa Nifuboke, Hilarius Taimenas.

Sang Gubernur menyampaikan apresisi atas program perluasan lahan tanam jagung yang dilakukan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes tanpa menggunakan dana APBD.

“Kehadiran saya hari ini merupakan bentuk apresiasi atas program yang luar biasa dari Bupati TTU. Ini motivasi yang luar biasa karena sebelumnya ini adalah lahan sawah tadah hujan dan irigasi. Namun karena kurang air maka diubah jadi lahan jagung menggunakan teknologi pertanian system tetes,”kata Viktor.

Melalui siaran pers Biro Humas Setda Provinsi NTT, Aven Reme menulis, Gubernur VIKTOR melakukan penanaman secara simbolis bibit jagung jenis Bisi 2 di dua lokasi. Masing-masing di lokasi Oemanu Desa Nifuboko diatas lahan seluas 58 Hektar dan dilanjutkan penanaman bibit jagung dengan jenis yang sama di atas lahan seluas 10 Hekltar di Desa Bijeli  Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kepada para kelompok tani yang hadir Gubernur Viktor berharap, program ini tidak hanya bersifat sementara. Akan tetapi berkelanjutan. “Saya akan datang lagi untuk mengecek hasilnya. Kalau gerakan seperti ini menjadi gerakan seluruh kabupaten/kota di NTT maka provinsi ini akan mencapai kedaulatan pangan. NTT bisa bangkit menuju sejehtera. Dan saya akan bekerja all out untuk memastikan hal ini,”kata Viktor.

Dalam Sementara Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt enyampaikan rasa bahagia dan terima kasih. Karena TTU menjadi kabupoaten pertama yang dikunjungi Gubernur Viktor setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada tanggal 5 September 2018.

“Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan yang sangat besar bagi masyarakat TTU. Ini juga mmeotivasi kami untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan semua lahan yang ada untuk meningkatkan produksi pertanian,”ungkap Ray.

Bupati TTU dua periode itu juga mengakui, ide untuk memperluas lahan pertanian di Kabupaten TTU setelah digelitik Gubernur Viktor saat debat Cagub/Cawagub yang digelar salah satu stasiun televisi di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Saat itu pak Viktor mengatakan bukan  lahan yang tidur tetapi orangnya yang tidur. Setelah kembali saya coba berinisiatif untuk memperluas lahan pertanian dengan memanfaatkan areal lahan tidur yang ada di musim kemarau,”jelas Ray.

Pemanfaatan dan optimalisasi lahan pertanian yang  ada ini, menurut Bupati Ray, tiak menggunakan dana APBD Kabupaten TTU. Masyarakat hanya pinjam hand traktor dari dinas pertanian untuk balik tanah. Dan masyarakat hanya siapkan makan untuk operator.

Lebih jauh Bupati Ray menjelaskan, upaya perluasan lahan pertanian pada musim kering ini merupakan upaya pemanfaatan lahan sawah tadah hujan dengan menanam tanman holtikultura, seperti jagung dan papaya. Untuk mengatasi kekurangan air digunakan teknologi system tetes. Dan lahan yang luas ini diolah oleh masing-masing warga dengan luasanya yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuan petani  yang ada.

Bupati Ray juga mengakui, upaya ini menjadi bagian dari program nyata Pemerintah Kbupaten TTU dalam mendukung program Padat Karya Pangan (PKP) dan program SARI TANI (DeSA MandiRI CinTA PetaNI) pada periode 2016-2021.

Hadir dalam kunjungan perdana Gubernur Viktor ke Kabupaten TTU, diantaranya sejumlah pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) tingkat Provinsi NTT dan Kabupaten TTU. Juga dihadiri para camat, kepala desa dan beberapa tokoh masyarakat, kelompok tani, pers, dan undangan lainnya. +++ cnc1/aven humasntt

Gambar : Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, SH, M.Si didampingi Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, S.Pt.

Foto : doc. CNC/humasntt foto-Apriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *