Mendagri TJAHJO Dukung Program Gubernur/Wagub VIKTOR-JOSEF

Sektor Pariwisata yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, VIKTOR Bungtilu Laiskodat dan JOSEF Nae Soi, mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Kupang, citra-news.com – DI HADAPAN Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat dan para pejabat yang hadir Mendagri Tjaho Kumolo menyatakan, pemerintah pusat sangat menaruh harapan besar bagi kemajuan Provinsi NTT.

Melalui semangat Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kala, ‘Membangun Dari Daerah Pinggiran’, kata Tjahjo, sudah memberi bukti dengan dibangunnya tiga pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah Provinsi NTT. Masing-masing PLBN Motaain Kebupaten Belu, PLBN Motamasin Kabupaten Malaka, dan PLBN Wini Kabupaten Timor Tengah Utara(TTU).

Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT (Viktor Bungtilu Lasikodat dan Josef Nae Soi), Mendagri Tahjo berharap dapat segera dilaksanakan. Sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat NTT.

“Kami berharap NTT jadi daerah tujuan wisata. Di sector pariwisata saya kira lewat program pak Gubernur, Belu dan Malaka dapat menjadi tujuan wisata. Dan saya sangat mendukung. Untuk itu perlu dilakukan pengembangan dan peningkatan infrastruktur jalan serta sarana dan prasarana Bandara. Juga pengembangan sector pertanian. Karena Belu dan Malaka sebagai kabupaten penghasil bawang merah, tomat, cabe, dan garam,”jelas Tjahjo Kumolo dalam kunjungannya ke Atambua, Kabupaten Belu Selasa, 18 September 2018.

Seperti dilansir Godlief Elliek, staf Biro Humas Setda Provinsi NTT, Mendagri Tjahjo ketika berkunjung ke Galeri Tenun Atambua, menegaskan semangat Nawacita menjadikan pemerintah pusat mempunyai perhatian khusus terhadap wilayah-wilayah perbatasan di Indonesia termasuk Provinsi NTT.

“Fakta ini juga menjadi semangat kami untuk menunjuk NTT jadi  Tuan Rumah HUT Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) ke-8.  Agar NTT lebih dikenal lagi,”tambah dia.

Rangkaian acara HUT BNPP ke-8 ini dipusatkan di Atambua Kabupaten Belu, Mendagri Tjahjo berkesempatan mengunjungi Galeri Tenun Ikat. Sesuai rencana Mendagri akan hadir pada puncak acara HUT BNPP dan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Mengutip press release Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, tulis Elliek, Mendagri Tjahjo menceritakan pengalamannya mencicipi ‘brambang’dari bahan tomat, bawang dan cabe khas Belu. Dikatakan, hasil panen daerah Belu merupakan salah satu hasil panen dengan kualitas terbaik di Indonesia.

“Lihat saja tomat, bawang, dan cabe yang ukurannya jauh lebih besar dan rasanya lebih enak jika dibandingkan tempat lain. Juga garam yang sudah panen sampai 10 ton, ini luar biasa.”ucap Tjahjo.

Kendatipun hanya daerah setingkat kabupaten, tambah Tjahjo, Belu dan Malaka harus bisa mandiri dan bersaing di daerah besar lainntya dalam hal pariwisata dan pertanian. Belu dan Malaka sangat berpotensi untuk pariwisata dan produksi hasil pertanian. Mari kita dukung bersama, ajak Tjahjo. +++cnc1/godlief elliek-humasntt

Gambar : Mener Dalam Negeri Tjahjo Kumolo didampingi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Forkompinda Provinsi NTT dan Kabupaten Belu pose bersama di Galeri Atambua, Selasa, 18 September 2018

Foto : doc. CNC/godlief elliek-biro humas NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *