MENGGUGAH Peduli di GEMPA Bumi LOMBOK

Musibah bencana alam gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini masih menyisakan duka yang mendalam. Khususnya bagi para korban yang tinggal di pengungsian-pengungsian.

Lombok, citra-news.com – BENCANA alam berupa gempa bumi yang terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) telah meluluhlantakan kehidupan masyarakat. Rumah warga berporakporanda akibatnya para korban tinggal di kamp pengungsian. Tak heran, jika banyak pihak tergugah hatinya untuk memberi bantuan sebagai wujud peduli dan keprihatinan terhadap nasib para korban.

Salah satunya, PT Lotte Indonesia yang menyalurkan bantuan berupa makanan ringan, camilan Lotte Choco Pie.  Sedikitnya sebanyak 100 karton diberikan melalui Palang Merah Indonesia di Kabupaten Lombok Barat beberapa waktu lalu.

Bantuan ini diberikan pada masa tanggap darurat Gempa Lombok dan wujud tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility-CSR) dari PT Lotte Indonesia. PT Lotte Indonesia adalah perusahaan makanan multinational yang berkantor pusat di Jepang.

Hiroaki Ishiguro selaku Presiden Direktur PT Lotte Indonesia mengirimkan langsung staf perwakilan dari Lotte Indonesia, Muhammad Ilham Akbar untuk menyalurkan bantuan kepada PMI di Kabupaten Lombok Barat.

“Kami keluarga Besar Lotte Indonesia turut prihatin terhadap bencana gempa yang menimpa masyarakat Nusa Tenggara Barat . Kami harap dengan adanya bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh warga dengan sebaik-baiknya,” kata Hiroaki Ishiguro kepada wartawan.

“Alhamdulillah, bantuan diterima langsung oleh Kepala Dusun setempat, bapak Munawir,” katanya.

Sementara, perwakilan PMI Kabupaten Lombok Barat, Aditya memberi apresiasi atas bantuan tersebut. “Kami berterima kasih pada Lotte Indonesia yang telah membantu masyarakat korban gempa NTB melalui PMI. Bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian Lotte Indonesia dalam membantu sesama,” tandasnya.

Kemenhub Bantu 20 Unit Tengki Air

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi di Loby VIP Bandara Lombok Internasional Airport, Minggu 26 Agustus 2018, menyerahkan bantuan secara simbolis  berupa 20 truk tengki dan 100 tengki air bersih, tenda, selimut, makanan, minuman dan obat-obatan.

“Ini baru tahap pertama, bantuan ini juga hasil koordinasi dengan BNBP NTB, apa saja yang dibutuhkan masyarakat korban bencana,” kata Menhub, Budi Karya.

Selain memberikan bantuan Menhub bersama Stakeholder Kemenhub menyampaikan duka cita yang mendalam. Menhub juga mendoakan korban yang meninggal mendapat tempat di sisi Allah SWT.

“Bantuan ini semoga bermanfaat untuk seluruh korban bencana Lombok. Mereka membutuhkan recovery kita harus bersama-sama mensuportnya,” ujarnya.

Menhub meyakini baik itu Presiden Jokowi sampai masyarakat Indonesia begitu peduli kepada bencana Lombok. Para korban saat ini butuh perhatian, ini juga bisa menjadi obat untuk recovery para korban.

“Bukan saja fisik bagi mereka, tapi bagaimana recovery sikis yang dibutuhkan. Ini harus terus dilakukan agar mereka bisa kembali menjalani kehidupan normal sebagaimana mestinya,” papar Menhub.

Menhub bersama-sama stakeholder perhubungan komitmen untuk mensuport penuh penanganan korban bencana gempa ini. Darat misalnya, yang akan mensuport adalah Damri, ini menjadi angkutan logistik bagi korban bencana. Laut juga kata Menhub, akan menyediakan kapal untuk mengantarkan logistik.

“Udara sudah sepakat maskapai memberikan free untuk pengiriman logistik. Laut bisa dari Tanjung Perak Surabaya, pesawat lewat Jakarta. Intinya darat, udara dan laut siap untuk membantu pengiriman logistik secara free,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Menhub mengajak seluruh masyarakat Lombok untuk kembali bersemangat sesuai arahan Presiden. “Kita harus semangat, kita harus satu Indonesia,” tandasnya.

Sementara dari Kementrian BUMN menyerahkan bantuan berupa rumah ramah gempa kepada warga Desa Sembalun, Lombok Timur.

Rumah ini bisa digunakan sebagai rumah sementara hingga warga mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari pemerintah. Untuk rumah ramah gempa ini diprioritaskan bagi warga yang rumahnya hancur, anak-anak, dan lansia. Tercatat 1316 rumah di Desa Sembalun, Bumbung, Lombok Timur rusak berat. +++cnc/tribunnews.com

Gambar : Kondisi rumah hancur diterjang Gempa di Lombok Timur. Pemerintah Indonesia diminta bantuan untuk membangun kembali. Doc. CNC/ tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *