DJ, Korban Peluru Nyasar Brigadir SS

Diduga DJ terkena peluru saat polisi melakukan tembakan peringatan ke udara ketika tawuran antar warga di Kota Maumere.

Maumere, citra-news.com – DJ (16) seorang pelajar pada salah satu sekolah menengah pertama Kota Maumere, saat ini harus mengerang kesakitan di RSUD TC Hillers. Dikabarkan DJ tertembus peluru polisi ketika terjadi tawuran di Kelurahan Nangemeting Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, pada Senin (11/6/2018) malam.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK, mengabarkan citra-news.com bahwa pada Senin 11 Juni 2018 sekitar pukul  02.00 Wita  bertempat di Jl. Teka Iku Kelurahan Nangameting Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, anggota Sat Reskrim, Brigadir SS sedang berada di daerah Geliting menggunakan sepeda motor dengan tujuan melakukan penyelidikan.

Setelah selesai tugas, Brigadir SS pulang ke arah Kota Maumere. Namun  sampai di pertigaan arah Bandara Frans Seda, berpapasan dengan anggota Brimob Kewapante atas nama Brigpol NN mengajaknya pulang bersama-sama karena rumah mereka di sekitar Iligetang.

Lebih kurang pukul 03.30 Wita kedua anggota polisi itu melewati Jalan Brai tembus kea rah Centrum, Namun saat tiba di Jalan Brai Teka Iku terjadi perkelahian (tawuran) antar warga di tempat pesta hingga ke jalan raya yang mengakibatkan kemacetan lalulintas.

Brigadir SS dan Brigpol NN pun turun dari sepeda motor dengan tujuan mencari tahu masalah yang terjadi. Tetapi keduanya tidak bisa mendekat karena warga yang saling serang menggunakan batu dan kayu. Bahkan kedua nyaris terkena lemparan.

Melihat sitruasi yang tidak terkendali dan hampir mengancam nyawa kedua anggota polisi tersebut, Brigadir terpaksa melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke arah udara. Dengan tujuan agar massa yang tawuran membubarkan diri. Masa kemudian berteriak, “ ada polisi…ada polisi”. Aksi serangan itupun mulai redah.

Takut ada tawuran susulan sekitar 30-an menit keduanya menunggu di TKP. Setelah benar-benar redah keduanya pun bergegas melanjutkan perjalanan pulang ke rumah mereka. Saat mereka tiba di rumah mereka belum ada info tentang korban penembakan. Bahkan sedang di TKP pun massa sudah membubarkan diri,

Baru sekitar pukul 08.00 Wita Brigadir SS mendapat infor dari teman-teman polisi kalau pada malam tawuran itu ada korban kena peluru ada di RSUD Maumere. Wakapolres Sikka segera membesuk korban DJ dan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit untuk segera menyelamatkan nyawa korban.

“Prioritas saat ini adalah melakukan upaya-upaya medis dalam rangka penyelamatan nyawa korban. Seluruh  biaya pengobatan ditanggung pihak Polres Sikka. Sementara pihak keluarga korban telah membuat laporan polisi di SPKT Polres Sikka. Dan pihak Polres telah melakukan pemeriksaan terhadap Brigadir SSdan saksi-saksi lainnya. Serta mengamankan Senjata api (Senpi)  yang digunakan Brigadir SS,”jelas Sitohang. +++ amor/cnc

 

Gambar : DJ, (kiri) korban peluru polisi dalam perawatan medis di RSUD TC. Hillers Maumere. Doc.CNC/Egy Mo’a –tribun news.com-Pos Kupang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *