Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

GARAM Malaka Berkualitas EKSPOR

CitraNews

Dalam kunjungan kerja bapak Gubernur  NTT baru-baru ini ke lokasi tambak garam, ucap Stef, dari luasan 32 hektar ini baru dimulai membangun tambah garam. Sehingga praktis belum berproduksi.

“Jangan cuma produksi puluhan ton saja. Saya mau garam Malaka berproduksi sampai ratusan bahkan ribuan ton. Karena panjang garis pantai kami ini 87 kilometer tanpa ada tebing. Jadi saya minta jangan main puluhan atau ratusan ton. Tapi ribuan ton untuk setiap kali panen. Nah ini akan bisa terwujud jika semua lahan potensial garam yang ada ini, dikembangkan secara massif,”tegasnya.

Seperti diberitakan citra-news.com sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMP2TSP) Provinsi NTT, Ir. Semuel Rebo, M.Si, mengatakan, pada Jumat 14 September 2018 Gubernur NTT langsung turun ke lokasi tambak garam di Kabupaten Malaka.

Baca Juga :  Telah Hadir TIGA Organisasi Sayap di PERADI NTT, Ini TUGASNYA

“Ini kunjungan kerja pertama bapak  Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat ke Kabupaten Malaka. Saat menyapa warga masyarakat petani garam, bapak Gubernur berharap  pihak pengelola yakni PT Kencana Inti Daya sedapatnya bisa berproduksi 1 juta ton. Dan target ini beliau berjanji pada tahun 2019 beliau sendiri yang datang panen garam,”jelas Rebo di ruang kerjanya, Senin 17 September 2018.

Baca Juga :  Pemberian SANTUNAN Oleh JASA RAHARJA Menganut Azas KEBERIMBANGAN

Dikatakannya, Provinsi NTT merupakan daerah potensial garam. Sehingga pemerintah dengan senang hati (welcome) menerima para investor yang mau mengembangkan usaha garam ini. Asal saja mengikuti prosedur terkait ijin usaha dan terutama pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal yang ada, tandasnya.

Baca Juga :  KONI Pasang TARGET 182 Atlit NTT Masuk 10 BESAR di PON 2024

Selain Kabupaten Malaka juga potensi garam tersebar di kabupaten lainnya di Provinsi NTT. Dan saat ini sedang dikembangkan adalah di Kabupaten Kupang Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Sabu Raijua, Rote Ndao, Nagekeo.