Pencuri Kayu Cendana Diciduk Polisi

Kasus pencurian kayu di kawasan hutan lindung di Indonesia bukan lagi kabar baru. Apalagi kayu cendana yang harganya sangat mahal menjadi sasaran empuk bagi kelompok pencuri untuk memanen rupiah.

Maumere, citra-news.com – APARAT Kepolisian Resor Sikka berhasil mengamankan seorang pria berinisial LS (17).  Pria LS yang beralamat tinggal di Dusun Natakoli Desa Natakoli Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka ini, diduga telah melakukan tindak pidana pencuian kayu cendana di Hutan Lindung Iligai Dusun Wutik Desa Persiapan Waturepa Kecamatan Koting Kabupaten Sikka.

Demikian siaran pers bagian DUM Polres Sikka dikutip citra-news.com di Maumere, Senin, 21 Januari 2019. DUM menyebutkan, selain LS masih ada lagi dua kawanan lainnya yang hingga saat ini masih dalam pengejaran polisi atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buronan.

Kronologis kejadian, LS ditangkap setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Koting D, Gregorius Nong (54). Bahwa pada Senin 21 Januari 2019 sekitar pukul 13.00 Wita, Gregorius Nong (Pelapor) mendapat informasi dari Kepala Desa Persiapan Waturepa bahwa warga masyarakat Dusun Wutik Desa Koting D telah mengamankan seorang laki-laki yang diduga telah melakukan tindak pidana pencuian kayu cendana di Hutan Lindung Iligai.

Setelah mendapat informasi Kepala Desa Gregorius Nong (pelapor) bersama beberapa warga langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara). Di TKP mereka menemukan barang bukti berupa beberapa potongan kayu cendana, parang, dan gergaji.

Atas kejadian tersebut pelapor didampingi 2 (dua) orang saksi masing-masing Lambertus Laro (30) dan Yohanis Silvester (40) mendatangi SPKT Polsek Nele untuk melapor kejadian dimaksud. Dengan barang bukti yang kemudian diamankan polisi adalah 2 bilah parang, 2 buah gergaji, dan 2 potong kayu cendana.

Tindakan yang diambil kepolisian yakni mengamankan pelaku, mengamankan barang bukti, membuat laporan polisi, dan memeriksa saksi-saksi. +++ amor/cnc

Sumber : DUM Polres Sikka

Laporan  : Armando WS/CNC

Editor : marthen radja

Gambar : Barang bukti potongan kayu cendana, parang, dan gergaji diamankan polisi di Maumere, Senin 21 Januari 2019.

Foto : Doc. CNC/DUM Polres Sikka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *