Yucun : CAPIM DPR Utamakan Azas KESEIMBANGAN

YUCUN Lepa saat ditemui awak citra-news.com di Ruang Komisi 5 Gedung 2 DPRD NTT di bilangan Jalan Polisi Militer Kota Kupang, Timor-NTT. Doc. CNC/marthen radja.

PKB berharap Calon Pimpinan (Capim) DPRD Provinsi NTT khususnya, mengedepankan azas keseimbangan. Bukankah NTT Provinsi kepulauan dengan keberagaman etnis, suku, ras dan agama harus dipandang sebagai the unity of diversity -kekayaan yang mempersatukan?

Citra-News.Com, KUPANG – KETUA Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPW PKB NTT), YUCUNDIANUS Lepa menyatakan, PKB dalam memilih calon pimpinan (Capim) DPRD NTT khususnya, tetap mengedepankan azas keseimbangan.

“NTT ini terdiri dari pulau-pulau  dan dengan beragam etnis, suku, ras, dan agama. Kita semua ini berada dalam satu wadah persatuan FLOBAMORA. Artinya untuk menjaga kesimbangan yang ada hendaknya kita memilih para calon yang bakan menempati kursi pimpinan dewan adalah figur-figur potensial yang berasal dari keberagaman yang ada,”terang Yucun ketika ditemui citra-news.com di gedung DPRD NTT, Kupang – Timor, Selasa, 09 Juli 2019.

Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD NTT itu, dalam mengutamakan azas kesimbangan sudah tentu ada banyak figure PKB yang potensial dan bisa duduk sebagai pimpinan DPRD NTT. Kita maunya sebanyak-banyaknya. Tapikan tidak mungkin. Di kursi pimpinan hanya ada 4 (empat) orang, yakni 1 (satu) orang ketua dan 3 (tiga) wakil ketua.

YUCUN Lepa saat ditemui di Ruang Komisi 5 DPRD NTT. Doc. CNC/marthen radja.

“PKB mengerucut pada tiga nama saja. Kalau menurut anda (wartawan, red) siapa-siapa dari tiga nama ini. Dan anda tahu apa itu politik,”Yucun balik bertanya.

Politik itu kan kepentingan, sambung Yucun. Kalau demikian maka dari perspektif keseimbangan tadi kita dari PKB ada keterwakilan-keterwakilan dari Flobamora. Kalau saya (Yucun, red) memandang berdasarkan Dapil (daerah pemilihan) di Flores ada banyak figure potensial yang dimiliki PKB. Di Dapil NTT IV Manggarai ada Yohanis Rumat, Mercy Piwung dari Dapil NTT V, dan dari Dapil NTT VI ada Ana Waha Kolin. Dari Dapil 3 Sumba ada Aloysius Ladi, dan dari Timor termasuk, Alor, Rote, Sabu, kami punya figure Pdt. Yunus, John Lakapu, dan Ludo Taolin. Dari PKB banyak figure bukan, ungkapnya retoris.

Akan tetapi, tegas Yucun, semuanya ini harus ada keterwakilan. Makanya PKB memilih ada tiga nama yang adalah keterwakilan dari Sumba, Timor, dan Flores. Mereka-mereka ini akan bersiap diri menuju fit and propertest  Jakarta pada tanggal 10 Juli 2019.

Dimajukan ke Tanggal 10 Juli 2019

Pernyataan politik Yucun yang terus berputar dan meliuk-liuk soal figure-figur PKB yang bakal duduk di kursi pimpinan DPRD NTT, akhirnya tersentral pada 3 (tiga) nama keterwakilan. Masing-masing, Aloyosius Ladi (Sumba), Yohanis Rumat (Flores), dan  Pdt Yunus (Timor).

“Besok dari PKB NTT yang siap terbang ke Jakarta mengikuti fit and propertest adalah pak Pdt. Yunus, Alo Ladi, dan John Rumat. Memang rencana awal tanggal 18-20 Juli 2019 akan tetapi dimajukan ke tanggal 10 Juli 2019. Palingan mereka satu hari saja,”ucapnya.

Menjawab wartawan materi fit and propertest, politisi asal Kabupaten Ende ini mengatakan tidak lama waktnya.  Iya palingan satu hari saja, ujarnya enteng.

“Saya kira satu hari sudah cukuplah. Besok pagi berangkat tiba Jakarta misalnya jam 5 ikut test, iya sekitar jam 7 malam mereka tidak sudah selesai test. Karena perorang memakan waktu diperkirakan kurang dari satu 1 jam. Hari kedua kita sudah ketahui figure siapa yang siap duduk di kursi pimpinan DPRD NTT periode 2019-2024,”tandasnya.

Nah, pertanyaan-pertanyaan di test itu, lanjut Yucun, seputar eksistensi lembaga DPR dan juga pemahaman mereka terhadap tugas-tugas yang akan diemban. Juga termasuk hubungan kemitraan antara legislative dan eksekutif serta program-program pemerintahan daerah ke depannya.

YOHANIS (John) Rumat, anggota DPRD Provinsi NTT dari PKB periode 2014-2019.

“Duduk di kursi pimpinan di lembaga dewan ini harus bisa menunjukkan jati diri dan sinergisitas kepentingan eksekutif dan legislative. Ini pemerintahan daerah. Sehingga calon yang bakal duduk di kursi pimpinan dewan hendaknya menempatkan azas kesimbangan menjadi nomor wahid (utama, red). Dan tiga nama dari PKB NTT masing-masing John Rumat, Alo Ladi, dan Pdt Yunus adalah ‘duta PKB’ dari Flobamora,”tegasnya.

Menjawab peluang PKB kursi di pimpinan DPRD NT, Yucun menambahkan, hampir pasti di kursi ke-4 atau Wakil 3 DPRD NTT. Inipun pasti melalui pertimbangan-pertimbangan alot para elit Parpol di DPP. Baik ketua DPP dari Parpol PDIP, Golkar, Nasdem, dan PKB akan duduk bersama membicarakannya secara intens.

Hal Ini demi menepis timbulnya gesekan-gesekan politik kepentingan di pemerintahan nantinya. Dan saya yakin pak Muhaimin akan tanya saya juga tentang hal ini. Dan yang pasti saya akan sodorkan azas kesimbangan tadi, pungkasnya. +++ marthen/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *