ALEXANDER Diminta Kawal Program Kemiskinan di TTS

Sekda TTS, MARTHEN Selan (kiri) saat melantik Penjabat Kades Sono TTS, Selasa 03 Desember 2019. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

Alokasi dana desa miliaran ke setiap desa di tanah air bertujuan untuk menekan angka kemiskinan yang terjadi di masyarakat. Kepala desa diminta agar mengelola dana desa sesuai peruntukannya atau tepat sasaran. Salah kelola tentunya pintu penjara terbuka lebar.

Citra-News.Com, SOE – ALEXANDER ALLE pada Selasa 3 Desember 2019 dilantik menjadi Penjabat Kepala Desa Sono Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten Tiimor Tengah Selatan (TTS)  Provinsi Nusa Tenggara Timur

Alexander dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) TTS, MARTHEN Selan sekitar pukul 10.30 Wita bertempat di ruang Rapat Sekda. Turut hadir  Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kaban PMD) Kabupaten TTS, Minggus Mella dan Camat Amanatun Utara, Meki Neno.

Dalam arahannya, Sekda Marthen mengingatkan Alexsander untuk selalu menjaga diri dari hal-hal yang akan membuatnya terlilit kasus.

“Saya harap agar selalu berjaga-jaga terhadap semua hal. Karena godaan itu datang setiap saat. Jag diri baik-baik dan bekerja tuntas melayani masyarakat dengan hati. Hindari hal-hal yang merugikan masyarakat Desa Sono,”ungkap Selan.

Selaku pejabat pemerintahan di desa, demikian Selan, agar bekerja maksimal untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada dan dimiliki Desa Sono. Mari kita menyukseskan program penurunan angka kemiskinan dan stunting, ajak Selan.

Pose bersama Sekda TTS, MARTHEN Selan (kiri) saat pelantikan Penjabat Kades Sono TTS, Selasa 03 Desember 2019. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

” Ingat kerja harus rajin dan bersih. Nanti laporannya harus masuk tertib jangan kita pakai minta lagi,”tegas Selan.

Sementara Kaban PMD Minggus Mella dalam arahannya menyatakan, dengan dilantiknya Penjabat Kepala Desa (Kades) maka dengan sendirinya Elkanna Botti dinonaktifkan dari jabatannya untuk sementara waktu. Dibawah pengawasan Camat dan BPMD, Elkanna Botti akan dibina. Selain itu, Elkana diwajibkan menyelesaikan SPJ dan segala bentuk pertanggungjawaban terkait dana desa.

“Ada temuan uang seratus juta lebih yang tidak bisa dipertanggungjawabkan Elkanna Botti. Oleh sebab itu, pasca dinonaktifkan, Elkanna wajib menyelesaikan tanggungjawabnya tersebut,”kata Mella.

Untuk diketahui, Elkana Botti dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kades Sono karena tidak mampu menyelesaikan pertanggungjawaban terkait SPJ Dana Desa tahun 2018. Selain itu, ada temuan uang dana desa mencapai seratus juta lebih yang tidak mampu dipertanggungjawabkan Elkanna Botti.

Karena hingga batas waktu yang diberikan Elkanna tak mampu menyelesaikan tanggungjawabnya, maka Bupati Epy Tahun mengambil sikap tegas dengan menonaktifkannya dari jabatannya sebagai kepala desa. +++ jofan/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *