SEPELEHKAN Prokes TIDAK Boleh MASUK Wilayah KOTA Kupang

JEFRY Riwu Koreh dan HERMANUS Man- WALIKOTA dan WAKIL Walikota Kupang.Doc.citra-news.com/istimewa

Pemerintah Kota Kupang melarang siapapun tidak boleh masuk wilayah Kota kalau tidak mentaati aturan Prokes.

Citra-News.Com, KUPANG – WAKIL WALIKOTA Kupang, dr. HERMANUS Man mengingatkan, semua orang yang tidak mentaati protokol kesehatan (Prokes) tidak boleh masuk ke wilayah Kota Kupang.

Penegasan ini disampaikan Herman dalam temu pers di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang Senin, 26 Juli 2021.

Dikatakannya, setiap harinya mobilitas manusia dan atau barang sulit dibendung. Tetutama lalu lintas orang dari luar daerah ke wilayah Kota Kupang, harus dibatasi. Alasannya?

Data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kita Kupang menyebutkan, dari hari ke hari angka penderita Covid-19 terus bertambah.

Seperti dilansir portal berita citra-news.com, hingga Minggu 25 Juli 2021 total angka penderita Covid-19 bertambah 10.146 orang. Atau bertambah (Naik. red) sebanyak 107 orang dari data sebelumnya pada Sabtu 24 Juli 2021 dengan total kasus sebanyak 10.039 orang.

Untuk meminimalisir penambahan kasus Covid-19, kata Herman, pada masa PPKM Level IV ini Pemerintah Kota Kupang menerapkan sanksi berat. Khususnya bagi warga masyarakat yang menyepelehkan aturan Prokes.

“Bagi warga masyarakat yang tidak mentaati aturan Prokes tidak boleh masuk ke wilayah Kota Kupang,” tegas Herman.

Sebagai tindak lanjut dati pembatasan ini, sambung Herman, Pemerintah Kota Kupang bekerja sama dengan instansi terkait. Diantaranya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dinas Perhubungan, dan TNI Polri melakukan pengawasan di seluruh pintu masuk menuju Kota Kupang.

“Setiap hari tetutama pada hari Jumat hingga Sabtu, petugas akan berada di pintu gerbang untuk melakukan pengawasan terhadap mobilitas masyarakat dari daerah yang keluar masuk Kota Kupang. Hal ini sekaligus juga menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang telah dikeluarkan, “jelas Herman.

Perpanjangan PPKM Level IV

Menurut dia, dalam pemberlakuan PPKM ini berdasarkan Surat Edaran Walikota Kupang  yang telah dikeluarkan. Tidak ada perubahan pada surat edaran mendagri yang sudah dikeluarkan namun lebih dipertegas dengan sanksi yang diberikan kepada pelanggar Prokes, tandasnya.

Wakil Walikota Kupang dua periode ini berharap kepada masyarakat agar jangan melakukan aktivitas keluar rumah selama masa pemberlakuan PPKM ini.

“Para pelaku perjalanan dari luar Kota Kupang wajib mengikuti protokol kesehatan (Prokes) mewajibkan mengenakan masker dan menjaga jarak. Pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di wilayah Kota Kupang. resmi berlaku mulai 27 Juli hingga 8 Aguatus 2021,” jelas Herman.

Herman menambahkan, warga Kota Kupang yang akan melakukan perjalanan ke lokasi wisata tidak diperbolehkan selama masa PPKM. Karena sangat membayakan diri sendiri dan orang lain.

Selain itu, bagi pengusaha yang melawan aturan PPKM akan dicabut izin usahanya.+++ citra-news.com/tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *