Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Kerusakan Ruas JALAN Provinsi Disinyalir Jadi TAMENG Politik Meraih EMPATI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

MAKSI Nenabu-Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT. Doc. marthen radja/citra-news.com

Maksi : Membangun ruas jalan provinsi bukan karena permintaan anggota DPR tapi karena……

Citra News.Com, KUPANG – WAKIL Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Inche Sayuna mengatakan, hingga tahun 2023 masih banyak ruas jalan provinsi yang dikerjakan dengan konsttuksi GO (Grading Operation) dan GO plus.

Hal ini tidak sesuai lagi dengan komitmen pemerintah terhadap sasaran RPJMD tahun 2018-2023. Bahwa hingga akhir tahun 2023 pembangunan semua ruas jalan provinsi mencapai kondisi mantap.

Baca Juga :  Dipastikan JOKOWI Lakukan Ground Breaking Jembatan Palmerah

Di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), sebut Inche, ruas jalan Kapan – Nenas dikerjakan dengan konstruksi GO. Dan di ruas tersebut saat ini dalam kondisi memprihatinkan.

“Saya lihat itu jalan sudah rusak parah. Kalau musim hujan nanti orang tidak bisa lewat. Kasihan anak sekolah mau lewat bagaimana. Makanya saya telpon Kepala Dinas PUPR Provinsi harus segera dibangun kembali”, kata Inche di ruang kerjanya pekan lalu.

Baca Juga :  JALAN Pansel ENDE Terbangun Bupati DJAFAR Nekad TEROBOS Jalur EKSTRIM

Inche mempertanyakan mengapa ruas jalan provinsi dengan konstruksi GO dan GO Plus banyak yang sudah rusak tapi tidak jua diperbaiki.. Mestinya sudah diaspal sehingga dikategorikan kondisi mantap.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maksimus Y.E. Nenabu, ST, MT, membenarkan, kalau dia ditelpon pimpinan DPRD NTT, Inche Sayuna.

Baca Juga :  Bendungan KOLHUA Segera Dibangun, Pihak BWSNT-2 'BUNGKAM'

“Memang benar ibu Inche Sayuna beberapa waktu lalu menelpon saya. Beliau minta supaya Dinas PUPR bangun peningkatan ruas jalan Kapan – Nenas, dari konstruksi GO agar diaspal”, tuturnya.

Perlu diketahui, kata Maksi, membangun peningkatan ruas-ruas jalan provinsi bukan karena permintaan anggota DPRD NTT. Akan tetapi dibangun berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat.

Itupun disesuaikan dengan ketersediaan dana. Jika dana mencukupi maka konstruksi GO bisa ditingkatkan ke kondisi mantap atau diaspal.

Sumber: Wawancara Narasumber
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Grading Operasional, Pinjaman Daerah. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Grading Operasional, Pinjaman Daerah.